/
Minggu, 11 September 2022 | 09:19 WIB
Ilustrasi waja mendiang Brigadir J dan istri Ferdy Sambo yang saat ini menjadi tersangka pembunuhan dan mengaku korban. (Instagram @kadivpropam)

SuaraBandung.id - Anggota Komisi III DPR, Dipo Nusantara menilai ada dua kesaksian yang berbeda antara saksi bernama Susi dan yang mengaku korban dalam hal ini istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dipo menjelaskan, pengakuan istri Ferdy Sambo yang membuat narasi dugaan kekerasan seksual,sulit diterima.

Hal itu kata dia, Polri sudah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Kemudian, kini muncul kembali narasi pelecehan tersebut.

Kemudian, kini muncul satu keterangan yang diduga berasal dari BAP milik Putri Candrawathi. 

Istri Ferdy Sambo ini menceritakan kejadian di Magelang pada 7 Juli 2022, sekitar pukul 18.00 sampai 19.30.

Putri Candrawathi ini mengaku jika Yoshua atau Brigadir J masuk ke kamarnya. 

Saat peristiwa itu terjadi, istri Ferdy Sambo mengatakan jika dirinya dalam keadaan tidak enak badan.

Setelah itu, Putri Candrawathi menceritakan kejadian jika Brigadir J memaksanya berdiri dan menuju pintu.

“Lalu, Yosua (Brigadir J) membuka pintu kaca dan sambil jalan ke arah keluar pintu kaca,” ujar Putri yang diduga ada dalam BAP.

Baca Juga: Wajib Tahu! Lakukan Ini Satu Kali Berpeluang Masuk Surga Ungkap Gus Baha

Saat kejadian, Putri Candrawathi menggambarkan keadaan di dalam kamar. Dirinya mencoba berontak atas tindakan Brigadir J dengan cara menyenggol keranjang yang berisi tumpukan pakaian.

Kemungkinan cerita itu disampaikan sebagai bentuk perlawanan istri Ferdy Sambo pada perlakuan tak senonoh Brigadir J.

Setelah sengaja menyenggol keranjang tumpukan pakaian yang sudah disetrika, Putri Candrawathi masih berontak atas tindakan Brigadir J dengan cara menendangkan kakinya ke pintu kaca.

Akan tetapi, usaha Putri ini seolah sia-sia lantaran di sana tidak ada orang yang mendengar.

"Setelah posisi saya (diduda pengakuan istri Ferdy Sambo) berada di depan pintu kaca, saya tidak melihat ada orang di sekitar tangga,” tuturnya Putri.

Setelah itu, Putri Candrawathi mengaku tubuhnya dihempaskan oleh Brigadir J hingga terjatuh di depan pintu kamar mandi.

Load More