SuaraBandung.id - Dosa dapat dilakukan oleh siapapun dan kapanpun, baik itu disengaja ataupun tidak.
Lalu, di antara dosa yang dilakukan manusia, dosa seperti apa yang dapat melebihi dosa-dosa lainnya?
Jawaban atas pertanyaan itu diungkapkan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa di antara dosa yang dilakukan manusia, ada satu dosa yang melebihi dosa-dosa lainnya.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 26 September 2022, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengatakan bahwa apabila seseorang tidak merasa berdosa setelah melakukan satu dosa, maka itu adalah musibah besar.
"Bahkan kalau ada orang merasa tidak berdosa, ini ya musibah besar. Dosa yang paling dosa adalah orang berdosa tidak merasa berdosa," kata Buya yahya.
Buya Yahya lalu mengajak kita untuk merenungi diri sendiri atas apa yang telah kita perbuat.
"Ayo, kita merenungi diri kita, nggak usah tengok orang lain, nggak usah tunjuk orang lain, aku dengan mataku, aku dengan lisanku, aku dengan tontonanku, ini handphoneku, di internet, di laptopku, dan sebagainya," kata Buya Yahya.
Baca Juga: Bagikan Kunci Sukses untuk Berakhlak Mulia, Buya Yahya: Mulia karena Apa?
Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa Allah memiliki sifat yang agung, yaitu sifat pengampun.
"Kita serius kepada Allah yang maha pengampun, jangan sia-siakan sifat Agung Allah, pengampun Allah," jelas Buya Yahya.
Setelah itu, Buya Yahya mengingatkan kita untuk segera menyesali dosa yang telah diperbuat dan memohon ampunan Allah.
"Ayo kita masuki lautan pengampunan Allah, jangan tunda esok hari, hamba Allah, mari kita menyesali dosa kita, berusaha menyesali dosa kita," ucap Buya Yahya.
Buya Yahya juga menegaskan bahwa hendaknya kita tidak mengulangi kesalahan kita dan melakukan tobat.
"Dan kita harus pandai mengingat kesalahan kita agar kita tidak mengulang kesalahan tersebut dan agar kita mohon ampun kepada Allah," kata Buya Yahya.
"Mengingat kesalahan untuk bertobat, bukan mengingat kesalahan untuk menjadi terpuruk, putus asa, tidak. Mengingat untuk tobat," pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Bagikan Kunci Sukses untuk Berakhlak Mulia, Buya Yahya: Mulia karena Apa?
-
Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua ketika Ingin Berbuat Baik, Buya Yahya: Jangan Bebani Anak
-
Jangan Ditunda! Berbuat Baik Harus Dilakukan dengan Segera, Mengapa? Ini Kata Buya Yahya
-
Bukan Hanya Lafadz Allah, Jangan Cantumkan Nama-nama Ini di Surat Undangan, Mengapa Demikian? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
Review Jujur Drunken Molen: Humor Absurd yang Diam-Diam Menertawakan Hidup
-
Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal
-
Apakah Serum Viva Gold Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Kenali Kandungan dan Manfaatnya
-
Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar