/
Rabu, 16 November 2022 | 21:59 WIB
widiyantie

Suara.Bandung.id - Kasus Covid-19 varian baru XXB terkonfirmasi di Kota Bandung. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung Ira Dewi Jani, Rabu 16 November 2022.

Kasus tersebut ditemukan usai dilakukan pemeriksaan spesimen di Laboratorium Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB. Kendati begitu,  Ira menyebut pasien terpapar Covid-19 varian XXB tersebut kini dalam kondisi sehat.

“Ada satu ditemukan kasus varian baru XXB, per 10 November sudah dinyatakan negatif,” ujar Ira.

Adapun pada hasil pemindaian, varian XBB yang terpapar kepada pasien berasal dari transmisi lokal. Pasien tersebut pun dalam kondisi sudah divaksin hingga booster pertama.

“Pasien bukan pelaku perjalanan. Dan sudah divaksin hingga booster pertama. Dosis satu dan duanya CoronaVac, dan dosis ketiganya Moderna,” ujar Ira.

Lebih jauh Ia juga menjelaskan, gejala yang dialami pasien tersebut relatif ringan, yakni demam, batuk, dan merasakan pegal pada badan.

“Jadi tidak spesifik seperti ada anosmia. Itu saja keluhannya. Dan hari ketiga swab sampai selesai isoman, sudah tidak ada gejala lagi. Saat ini sudah dinyatakan sehat,” bebernya.

Meski demikian, Ira mengingatkan masyarakat Kota Bandung agar tak perlu panik. Cara yang dianggapnya tepat adalah dengan mengetatkan kembali protokol kesehatan dan juga melakukan vaksinasi.

Lebih jauh Ira menyampaikan, penambahan angka kasus aktif Covid-19 bisa mencapai 90-100 kasus. Untuk itu masyarakat diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan. 

Baca Juga: Tahunya Orang Baik-Baik Saja, Maia Estianty Ngeluh: Bingung Jadi Istri Irwan Mussry

Sementara, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap lakukan pembatasan masyarakat. 

“Jika angka kasus terus meningkat bisa saja pihak kami akan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Terlebih menjelang akhir tahun,” tandasnya. 

Load More