SuaraBandung.id - Nama Cibiru mendadak tranding di media sosial Twitter sore ini Rabu, 28 Desember 2022.
Salah satu kecamatan yang berada di kota Bandung ini ramai diperbincangkan usai akun twitter @txtdaribandung mengunggah sebuah postingan yang menyentil nama Cibiru.
Postingan ini menampilkan tangkapan layar balasan seorang netizen yang menyebut heran sama orang yang punya rumah di Cibiru.
Keluhan tersebut merupakan balasan terhadap salah satu netizen lain yang diperkirakan berasal dari Jakarta yang merasa heran bagi yang punya rumah dikawasan elit Jakarta.
"Gue lebih heran sama yang punya rumah di kawasan senayan, menteng, semopati, wijaya dan wolter monginsidi," tulis salah seorang netizen @muchveela.
"Lebih heran sama yang punya rumah di Cibiru," balas salah seorang Netizen lain dengan nama @kutekians, yang tangkapan layar balasan cuitannya diposting oleh akun @txtdaribandung pada 28 Desember 2022.
Sontak postingan tersebut menuai banyak tanggapan warganet yang membalasnya dengan beragam komentar.
Tak sedikit netizen berkomentar yang mengaitkan perihal kemacetan lalu lintas di daerah Cibiru.
Diketahui lalu linatas daerah Cibiru terkenal dengan tingkat kemacetannya yang tinggi dan semrawut.
Walaupun Cibiru memiliki bunderan, namun bunderan Cibiru dirasa sudah tidak efektif mengurai kemacetan Cibiru dengan volume kendaraan yang semakin padat dan tinggi.
Melihat kondisi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya mencoba mengurai kemacetan lalu lintas Cibiru dengan pembangunan underpass sebagai pengganti bundaran Cibiru.
Pada bulan Maret 2022 lalu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, Koswara Hanafi mengatakan, pembangunan underpass Cibiru akan mulai berjalan tahun 2023.
"Untuk underpass sudah masuk dalam usulan pembangunan 2023. DED (detailed engineering design) sudah dibuatkan Pemkot Bandung, sehingga kontruksinya nanti bantuan dari provinsi," ujar Koswara dilansir dari laman Bandung.co.id pada 28 Desember 2022.
Koswara juga menilai, jika kepadatan lalu lintas Cibiru saat ini sudah tidak bisa tertangani dengan skema bundaran. Sehingga perlu ditindak lanjut dengan underpass.
"Kalau dengan volume kendaraan yang sekarang, bundaran sudah tidak efektif, makanya harus dibikin underpass. Bundaran itu efektif jika volume kendaraan masih memungkinkan enak untuk merging (bergabungnya arus kendaraan),"pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bosen Ditanya Kapan Nikah? Intip Jawaban Cerdas Cinta Laura saat Ditanya Mengapa hingga Kini Belum Berkeluarga
-
Percakapan Rizky Billar di Sebuah Podcast Kembali Viral, Gestur Rizky Billar Timbulkan Kecurigaan Warganet: Suka Bohong?
-
Janji Tidak akan Ungkit RD Lagi, Kali Ini Denise Chariesta Ngaku Makin Banyak yang Naksir!
-
Pekerja Keras! Indra Bekti Pingsan Saat Lakukan Aktivitas Ini, Sang Manajer Akui Indra Bekti Sempat Keluhkan Kondisi Kesehatan: Akhirnya Kayak Gitu
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Okin Diduga Gandeng Pengacara untuk Lawan Rachel Vennya, Netizen: Mending Nafkahi Anak
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Diskon Home Care Alfamart April 2026: Rinso hingga Downy Turun Harga, Hemat Sampai 40 Persen
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
7 Tips Menata Meja Kerja Minimalis di Apartemen Sempit agar WFH Lebih Produktif
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat