SuaraBandung.id – KH. Maimun Zubair atau yang lebih akrab disapa dengan Mbah Moen, merupakan kiai sekaligus ulama besar pemimpin Ponpes Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.
Mbah Moen pernah menjelaskan tiga sifat manusia yang membuat dunia dalam bahaya yang besar.
Yang pertama, orang yang hanya menuruti hawa nafsu.
Banyak di antara anak muda, pedomannya adalah yang penting masih kuat menuruti hawa nasfu itu menjadi pokok, menuruti kesenangan, tidak memikirkan masa depan.
“Jadi mengerti sekarang, bahwasannya kemewahan, kenikmatan, dan kemewahan, hanya mencari kemewahan saja, tetapi tidak mau memfikirkan anak cucunya,” ucap Mbah Moen, Senin (23/05/2022).
Lebih lanjut, Mbah Moen menegaskan bahwa menuruti hawa nafsu adalah sama seperti menuruti setan.
“Menuruti hawa nafsu atau menuruti setan,” tuturnya.
Menurutnya, mengikuti hawa nafsu merupakan menuruti ajakan yang tidak cocok dengan hukum syariat islam yang menjadi kerusakan di dunia ini.
Yang Kedua, pengangguran.
Baca Juga: Gak Mau Hidup Susah? Mbah Moen: Baca 2 Surat Ini sebelum Sholat Subuh!
Penyebab kerusakan dunia itu, dikatakan Mbah Moen karena banyak pengangguran.
Orang yang pengangguran itu pikirannya tidak baik. Karena, hanya ingin enaknya saja.
Yang ketiga, bermalas-malasan, maknanya tidak punya keinginan.
Mbah Moen mempertegas hal ini, bahwa ketika seseorang sudah tidak punya keinginan untuk maju hidupnya, maka akan hancur seluruhnya.
“Orang itu kalau tidak punya keinginan ya repot, disuruh maju tidak mau,” tegas keturunan ke-37 Rasulullah SAW itu lagi.
(*/Alina)
Sumber : Youtube Kepepet Mepet
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP
-
Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya