SuaraBandung.id – Buya Yahya dalam kajiannya mengungkapkan bahwa ada 2 jenis manusia yang sengsara dari dosa.
Lantas, siapa saja jenis manusia yang sengsara dari dosa itu? Begini penjelasan Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan bahwa manusia yang sengsara dari dosa adalah manusia yang putus asa.
Lebih lanjut, manusia yang sengsara dari dosa adalah manusia yang meremehkan dosa.
“Ada dua manusia yang sengsara dalam dosa, yang satu putus asa, yang satu lagi ngentengin dosa,” ungkap Buya Yahya, dikutip dari Short YouTube @buyayahyaofficial, Sabtu (18/3/2023).
Dikatakan Buya Yahya orang yang meremehkan atau ngentengin dosa itu telah kurang ajar kepada Allah SWT.
“Orang ngentengin dosa kurang ajar kepada Allah, dosa kecil akan menjadi gede karena ngeremehin dosa,” lanjutnya.
Untuk itu, Buya Yahya mengingatkan agar merasa bersalah dan merenungi sampai menyesali dosa-dosa yang telah diperbuat.
“Maka semua dari kita, ayo kita merasa bersalah, merasa berdosa, kita renungi, harus punya waktu untuk menyesali dosa-dosa kita,” pungkasnya.
Sumber: Short YouTube @buyayahyaoifficial
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas