SUARA BANDUNG - Nama Erick Thohir tentu tidak bisa dipisahkan dari pro kontra rumput JIS yang sedang ramai diperbicangkan akhir-akhir ini. Selaku Ketua Umum PSSI, Erick Thohir turut mendampingi menteri PUPR meninjau Stadion JIS pekan lalu (4/7) yang rencananya akan digunakan untuk Piala Dunia U-17.
Kemarin siang (12/7), Erick Thohir mengunjungi Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, bersama Presiden Jokowi, Dito Ariotedjo (Menpora), Basuki (Menteri PUPR), Pramono Anung (Sekretaris Kabinet), dan Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat).
Di waktu yang sama, kabarnya stadion Si Jalak Harupat sedang digunakan untuk seleksi Timnas Indonesia U-17. Dokumentasi kegiatan kunjungan kemarin, Erick Thohir bagikan di twitter miliknya.
Perlu diketahui, Stadion Si Jalak Harupat baru selesai direnovasi dan masuk dalam daftar stadion yang akan dijadikan venue dalam gelaran Piala Dunia U-17.
Dalam unggahan twitternya, Erick Thohir menyebutkan bahwa renovasi bukan soal kemewahan tapi fungsi.
Beberapa netizen menilai kalimat Erick Thohir tersebut mengandung narasi sindiran terhadap stadion yang sedang ramai diperbincangkan, yaitu Jakarta Internasional Stadium (JIS).
"Saya fokus di kalimat "BUKAN SOAL KEMEWAHAN TAPI FUNGSI"", tulis @Safa****.
"Bukan soal “mewah” tapi fungsi. Nyindir jasjus mantap", kata @ketika****.
Netizen pun menyayangkan pernyataan Erick Thohir tersebut. Bagaimana pun Erick merupakan Ketua Umum PSSI dan perannya sangat vital dalam dunia sepakbola tanah air.
"Pak Ketum.. Knp msh hrs ada narasi "...renovasi bukan soal kemewahan tp fungsi." Arah narasi tsb jelas ke mn. Sudahilah Tum !," tulis @Ophan*****.
"Katanya sudahi polemik, tp ya kok masih aja nyerempet²….. masih kesel ya di rujak soal itu ?", @suhendar****.
Belakangan ini JIS memang sedang ramai diperbincangkan. Rumput dari stadion megah hasil karya anak bangsa itu disebut tidak memenuhi standar FIFA oleh menteri PUPR dan kemudian hal itu sontak mengundang reaksi publik. (*)
Sumber: Twitter Erick Thohir
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Totalitas Tanpa Batas: Rahasia di Balik Film Terbaru Suzzanna, Bikin Luna Maya Nyaris Tenggelam
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax
-
Inovasi ShopeePay Ramadan 2026: Fitur Goyang Berbasis Gamifikasi Digital hingga Gratis 120 Tranfer
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Pertemuan di Masjid Kota
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump