SUARA BANDUNG - Shin Tae-yong saat ini telah menjadi peracik permainan sepak bola Timnas Indonesia selama tiga tahun.
Banyak perubahan drastis atau reformasi yang dilakukan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia.
Reformasi Shin Tae-yong bagi Timnas Indonesia itu kini mulai tampak hasilnya.
Melansir dari YouTube Bola Bung Binder, setidaknya terdapat tiga reformasi Timnas Indonesia di Era Shin Tae-yong.
Berikut tiga reformasi yang dilakukan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia.
1. Fisik kuat, Stamina Prima
Bung Binder menyebutkan terdapat perbedaan yang nyata dari fisik dan stamina pemain Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong dibanding era sebelumnya.
"Kita lihat fisik dari para pemain, kuat banget. Kita lihat stamina dari para pemain, prima sekali," kata Bung Binder, dikutip Selasa (11/10/2023).
2. Andalkan Kecerdasan
Skuad Garuda dituntut Coach Shin untuk menerapkan sepak bola modern yaitu mengandalkan kecerdasan lewat aliran bola.
"Perlahan-lahan sudah mulai terbentuk nih permainan dari Timnas Indonesia mengandalkan umpan-umpan pendek, mengandalkan kecerdasan," terangnya.
3. Orbitkan Pemain Muda
Pemandangan anyar disuguhkan Shin Tae-yong dengan mengorbitkan pemain muda ke Skuad Senior.
Tujuannya adalah membentuk pondasi agar Timnas Indonesia kuat dalam jangka waktu yang lama.
"Jadi Coach Shin Tae-yong ini mengorbitkan pemain-pemain muda untuk membentuk pondasi Timnas Indonesia agar pondasi ini bisa bertahan untuk waktu yang lama," ujarnya.
Demikian tiga reformasi Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong dengan menerapkan permainan sepak bola modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi
-
Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah
-
Akui Gunakan AI di Opening Ascendance of a Bookworm, WIT Studio Minta Maaf
-
Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!
-
Review Film Warung Pocong: Campuran Antara Komedi dan Horor yang Seimbang
-
Takut Takabur, Aldi Tetap Gunakan Jargon 'Semua Milik Allah' Usai Disentil Ustaz
-
Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara
-
Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru
-
LPS di Pekanbaru Dievaluasi: Sampah Tak Boleh Menumpuk, Angkut Setiap Hari
-
Cek Fakta: Benarkah Ceramah Jusuf Kalla Menistakan Ajaran Kristen?