SuaraBandungBarat.id - sejumlah masyarakat di Bandung berdatangan ke Kantor POS Indonesia di jalan Asia Afrika untuk mencairkan Dana Bansos atau Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Ita Rosita (40) yang datang siang hari, sekitar pukul 14.30 WIB. Ita datang bersama temannya yang juga ingin mengambil bantuan BLT BBM. Ita tak membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan BLT BBM. Sebab, kondisi di kantor Pos Indonesia sepi.
"Sengaja. Biar nggak ngantre aja. Alhamdulillah tadi langsung cair, tidak sampai 10 menit," kata Ita kepada detikJabar, Jumat (9/9/2022).
Ita mengaku mendapat kabar terjadi antrean panjang saat pagi hari menjelang salat Jumat. "Kakak saya tadi ambil pagi, pulang jam sebelesan. Dua jam lebih," ucap Ita.
Ia bersyukur bisa mendapat BLT BBM sebesar Rp 600 ribu. Warga Kebonpisang itu mengaku mendapat bantuan tahap pertama sebesar Rp 300 ribu. "Nanti ada tahap dua, ini yang pertama," ucap Ita.
Ita tercatat sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) program Kemensos. Saban hari Ita berjualan gorengan di rumahnya.
"Alhamdulillah untuk nambah buat memenuhi kebutuhan harian. Bersyukur ya," katanya.
Senada disampaikan warga lainnya, Wiwik (35). Ia datang siang karena ada urusan kerja terlebih dahulu. Didin juga mengaku datang siang untuk menghindari antrean.
"Sudah sepi. Tadi bentar banget. Langsung cair Rp 300 ribu," kata Wiwik.
Baca Juga: Viral Aksi Bapak Bawa Anak Mandi di Sungai dengan Naik Helikopter, Publik: The Real Sultan
Sementara itu, Satgas Penyaluran BLT kompensasi BBM Kantor Pos Bandung Doni Meilana mengungkapkan proses penyaluran bantuan untuk warga Kota Bandung sudah dilakukan sejak Kamis, 8 September 2022 kemarin.
Besaran BLT BBM yang diberikan adalah Rp150.000 per bulan selama empat bulan dari September hingga November yang dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada September sebesar Rp 300.000, September dan Oktober. Tahap kedua direncanakan dilakukan pada bulan November sebesar Rp 300.00, November dan Desember.
Serta mendapatkan program bantuan tunai sembako sebesar Rp200.000 per KPM.
Doni mengatakan pada hari pertama penyaluran PT. Pos Kota Bandung telah menyalurkan kepada 11.873 KPM di Kota Bandung. "Hari ini (hari kedua) kita targetkan penyaluran kepada 11.770 KPM. Sesuai target dari Kementerian Sosial yang harus selesai selama 10 hari, kita akan selesaikan selama tujuh hari ke depan," kata Doni dalam keterangan yang diterima detikJabar.
"Supaya masih ada waktu untuk kita siapkan bagi penerima yang belum mengambil," ucap Doni menambahkan.
Ia menerangkan, ada tiga cara salur BLT BBM, yaitu disalurkan di Kantor Pos terdekat, disalurkan di komunitas setempat (Kecamatan, Desa/ Kelurahan), dan disalurkan langsung ke rumah penerima manfaat bila penerima manfaat termasuk pada disabilitas, lanjut usia, atau sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah