SuaraBandungBarat.id- Pengusaha lokal Kabupaten Bandung Barat menjerit lantaran minim pekerjaan proyek dari Pemkab Bandung Barat sejak dua tahun terakhir ini lantaran terimbas pandemi covid-19.
Selain itu pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bandung Barat pun saat ini diduga mayoritas merupakan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD KBB.
Salah seorang pengusaha, Adang (40) menjelaskan, kendati telah memenuhi persyaratan undang-undang namun para pengusaha tersebut tidak memperoleh proyek pekerjaan.
"Habis semua dibabat sama program Pokir DPRD. Kita gak bisa dapat pekerjaan karena Pokir ini juga diduga sudah disiapkan pengusahanya," katanya, Rabu (29/3/2023).
Lebih lanjut ia mengatakan, usulan pokir anggota DPRD KBB secara regulasi dilindungi dan sudah diatur dalam undang-undang dengan tujuan untuk mewadahi aspirasi masyarakat yang tidak tercover dalam Musrenbang.
"Saya tau kalau Pokir itu diatur undang-undang. Tapi di KBB praktiknya kan malah membunuh para pengusaha lokal yang punya integritas dan rekam jejak pekerjaan. Sementara mereka cuma bawa pengusaha asal, bahkan cuma pinjem CV dari toko bangunan," katanya.
Adang menyebut, kuantitas pekerjaan dan besaran anggaran pokir milik anggota DPRD KBB tersebut jumlahnya variatif di setiap OPDnya. Bahkan ada dugaan di salah satu dinas hingga ratusan paket dikuasai pokir DPRD KBB.
Selain itu, Pokir DPRD KBB tersebut juga tidak hanya berbentuk pengadaan barang dan jasa, bisa pula berupa pelatihan bahkan bimtek di satu dinas.
"Kalau gini yang terjadi bukan hanya pengusaha yang rugi. Tapi juga sistem demokrasi kita terancam. Mestinya fungsi DPRD itu mengawasi sekarang justru masuk ke ranah eksekusi melalui Pokir," katanya.
Baca Juga: Mabuk Lalu Ancam Warga, Ketua Ormas di Langkat Tewas Dibakar Massa
Salah seorang ASN KBB yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa beberapa paket proyek milik Pokir DPRD. Bahkan di kantor tempat dirinya bekerja setidaknya 200 paket pekerjaan merupakan Pokir anggota DPRD.
"Betul banyak Pokir anggota dewan. Kurang lebih ada 200 paket kalau di dinas saya," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan