SUARABANDUNGBARAT - Pupuk kompos adalah salah satu cara yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat.
Namun, seringkali pupuk kompos yang dijual di pasaran dapat cukup mahal. Padahal pupuk kompos berkualitas dapat dibuat sendiri di rumah dengan mudah.
Bagaimana cara membuat pupuk kompos berkualitas tersebut?
Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Nanin's Life, Senin (09/10/2023) Berikut ini adalah langkah-langkah membuat pupuk kompos berkualitas. Bahkan, sama dengan di pasaran.
1. Persiapkan Bahan-Bahan
Langkah pertama yaitu mempersiapkan bahan-bahan, dimulai dengan menyediakan batang pohon pisang, dianjurkan yang belum pernah berbuah.
Kumpulkan rumput segar, idealnya yang daunnya cepat layu atau agak lembut, karena ini mengandung lebih banyak nitrogen.
Selanjutnya, siapkan kotoran kambing atau bahan organik lainnya sebagai sumber nutrisi.
Tambahkan trichoderma, yaitu tambahan yang bisa digunakan untuk meningkatkan dekomposisi, namun bersifat opsional.
Baca Juga: Rahasia Merawat Tanaman Hias Suplir yang Sering Salah
2. Cacah Bahan-Bahan
Cacah batang pisang, rumput, dan bahan organik lainnya sehalus mungkin karena hal tersebut akan mempercepat proses fermentasi.
3. Campur Semua Bahan
Campurkan batang pisang, rumput, dan bahan organik dalam perbandingan 1:1:1. Jika sulit mengukur, dapat menggunakan ember berkapasitas 5 liter sebagai patokan.
4. Masukkan ke Dalam Wadah
Tempatkan campuran bahan dalam ember atau wadah tertutup dan pastikan untuk melubangi bagian bawah jika menggunakan ember, untuk menghindari penumpukan cairan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim