Seorang guru di sekolah David Ozora (17) yang menjadi korban penganiayaan Mario Dandy (20) tengah menjadi sorotan.
Pasalnya, guru tersebut membagikan video saat dirinya melihat majalah dinding (mading) yang ada di kelas David.
Dalam mading tersebut, terlihat kumpulan kertas yang berisi tulisan dari anak-anak sekelas.
Salah satu anak tersebut adalah David, sosok yang menjadi sorotan karena dikeroyok oleh Mario Dandy hingga mengalami cacat permanen.
Dalam videonya, sang guru menunjukkan tulisan David saat awal masuk sekolah pertama kali.
Dalam kertas tersebut, rupanya anak-anak diwajibkan untuk menulis harapannya di masa SMA.
Tulisan dari David pun menjadi sorotan dan membuat haru para netizen.
Dalam tulisannya, bocah bernama lengkap Crystalino David Ozora ini ingin meningkatkan nilai, semangat, dan keseriusannya dalam belajar.
Bahkan, David memiliki target nilai rata-ratanya harus 80.
Baca Juga: Rayakan Hari Jadi ke 122, Pegadaian Ajak Bersatu Tumbuh Bersama
Sementara, kata-kata mutiara yang menjadi motivasinya dalam belajar juga tertulis dalam kertas tersebut.
Kata-kata tersebut yakni "Kalo ga punya mama, jangan ngecewain papa."
Alhasil, netizen pun dibuat haru dengan pernyataan dari David ini.
Bahkan, beberapa dari mereka sampai mengaku menitihkan air mata.
"Kata-kata motivasinya sangat singkat tapi mampu membuat orang yang bacanya meneteskan air mata. Semoga cepat sembuh David, aku yakin banyak yang doain kamu dari jauh. Papa kamu pasti sangat bangga denganmu," kata akun @Jyo_w***.
"Moto hidupmu luar biasa, Vid. Selembut itu hati David. Sembuh ya, nak. Sembuh," tulis akun @hubba2***.
"Hari ini udah 3x nangis setiap liat perkembangan david. Dari ngeliat dy udah bisa senyum, megang dagu ibu nya, dan sticky notes di kelas. David.. semua doa terbaik utk kamu yah nak... segera pulih! Janji dunia akan lebih ramah setelah ini...," tambah akun @nabilla_hus***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez