Farida Nurhan memberi pengakuan mengejutkan. Dia mengaku meninggalkan anaknya di usia 11 bulan untuk menjadi TKW.
Kabar itu beredar di media sosial (Medsos) Instagram. Salah satu akun yang mengunggah adalah @lambegosiip.
Admin dari akun itu memposting beberapa video. Disebutkan pula di keterangan yang ada di foto, sampai saat ini Farida Nurhan masih merasa bersalah.
"Nyesek, Cerita Farida Nurhan Tinggalkan Anak Usia 11 Bulan Untuk Jadi TKW: Sampai Kini Aku Masih Berasa Bersalah," jelasnya disadur Rabu (16/08/2023).
Admin dari akun itu juga memberikan keterangan lain di unggahannya. Ia menyebut, masa-masa itu merupakan masa kelam wanita yang biasa disapa Omay.
Ia menyatakan, Omay sendiri bisa bangkit dari masa-masa itu. Hal itu katanya dilakukan Omay demi anaknya.
"Omay pernah mengalami masa kelam, namun bisa bangkit demi anaknya...," ucapnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang menuliskan komentar tak terduga.
Baca Juga: Egy Maulana Vikri Akan Nikahi Anak Sulung Ummi Pipik
"Tapi omay masih dg papa ny dhias gak?," tanyanya.
"Maaf omay ini siapa ya kak? Awal mulanya gimana kok jd terkenal?," lanjutnya.
"Anda tidak sendirian... Sampe saat ini sy pun msh meninggalkan anak saya dia menempuh pendidikan di pesantren insaalah saya kembali tahun depan untuk menjaganya dan sdh punya modal property untuk masa depan anak anak," jelasnya.
"Kamu ga sendirian mbk,,aku juga meninggalkan anaku umur satu setengah tahun,tp bukn Karena tega, tp demi masa dpn anak ,ciayo para pejuang dollars di negri rantau," sebutnya.
"Yang tau kelakuan dulunya gimana pas jadi TKW hanya bisa senyum aja ," bebernya.
"ninggalin anak stgh hari aja buat kerja jm 8 smpe jam 4 rasane sakit nyesek apa lagi yg bertahun2... semua ibu hebat yg berjuang untuj anknya," terangnya.
"Saya juga anak umur 8 bulan tak tinggal jadi TKW sampai skrng anak udah umur 21thn masih jadi TKW," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam