Suara.com - Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan mengatakan, Kementerian Perhubungan harus segera memperbaiki pelayanan bandar udara karena kebijakan "ASEAN Open Sky" mulai diterapkan pada 2015.
"Sekarang ini pelayanan di bandar udara kota-kota besar termasuk di Palembang sudah cukup baik, namun masih perlu pembenahan dan peningkatan keamanan bagasi serta kenyamanan penumpang," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumatera Selatan Hibzon Firdaus di Palembang, Jumat (4/4/2014).
Menurut dia, keinginan Kementerian Perhubungan yang diungkapkan Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Bambang Tjahjono melalui berbagai media massa untuk meningkatkan pelayanan berbagai bandara di seluruh wilayah Indonesia agar sesuai dengan pelayanan standar internasional perlu didukung semua pihak.
Dalam kondisi sekarang ini, konsumen pengguna jasa angkutan udara sering mendapat perlakuan kurang baik dari pihak pengelola bandara dan maskapai penerbangan.
Ketika pesawat yang akan ditumpangi mengalami penundaan penerbangan dari jadwal yang ditentukan, konsumen merasa kurang nyaman menunggu berlama-lama di ruang tunggu keberangkatan.
Begitu juga ketika akan memasukkan tas dan barang bawaan lainnya ke bagasi, dibayangi rasa kecemasan karena sering terjadi aksi pencurian barang di bagasi, katanya.
Ia juga menjelaskan, YLK Sumsel sering menerima pengaduan dari masyarakat pengguna jasa angkutan udara kurang mendapat pelayanan yang baik ketika berada di bandara, bahkan pernah mengadvokasi penumpang yang kehilangan barang bawaan di bagasi pesawat namun berakhir dengan penyelesaian yang kurang memuaskan masyarakar selaku konsumen. (Antara)
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda