Suara.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Amien Sunaryadi mengatakan kegiatan eksplorasi di sektor minyak dan gas di Indonesia masih minim lantaran banyaknya disinsentif yang membuat para kontraktor enggan.
"Jadi memang kegiatan eksplorasi kita masih minim. Saya pernah bertanya kepada kontraktor-kontraktor yang sudah hengkang dari Indonesia ini katanya banyak disinsentif yang membuat mereka enggan melakukan ekplorasi," kata Amien saat ditemui dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Senin (30/11/2015).
Ia menjelaskan kendala tersebut seperti sulitnya melakukan pembebasan lahan, panjangnya proses perizinan dan banyak pajak yang tidak jelas. Padahal, lanjut Amien, guna meningkatkan produksi minyak nasional dibutuhkan cadangan yang besar pula.
"Kan kalau cadangannya menipis tidak bisa di produksi. Jadi menurut kami, kami juga meminta agar pemerintah menghilangkan disinsentif yang menghambat ini. Kalau insentif bisa nomor dualah," katanya.
Amien yakin kalau permasalahan disinsentif diselesaikan, produksi minyak nasional akan bertambah dan Indonesia akan mendapatkan cadangan minyak baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026