Suara.com - Menjual properti baik itu rumah, apartemen, maupun tanah, bisa Anda lakukan sendiri. Anda bisa memasarkan properti Anda secara mandiri tanpa bantuan jasa broker atau agen properti.
Namun jika Anda memutuskan untuk menjual properti milik Anda secara mandiri, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Seperti berikut ini:
Secara umum, kelebihan menjual properti sendiri ialah:
Mengubah harga sesuka hati
Jika status Anda adalah pemilik sekaligus penjual, maka Anda bisa mengubah harga jual properti Anda dengan leluasa. Kapan saja Anda bisa menurunkan atau menaikkan harganya saat bertemu calon pembeli yang berbeda. Namun jika lewat kantor agen properti, maka Anda harus menghubungi agennya terlebih dahulu untuk mengonfirmasikan perubahan harga jual.
Tidak ada biaya komisi
Anda akan berhemat jika Anda menjual sendiri properti Anda karena Anda tidak akan mengeluarkan sekitar 2 persen dari hasil penjualan untuk komisi broker.
Sementara itu, kekurangan menjual properti sendiri ialah:
Mengurus iklan sendiri
Cara praktis yang bisa Anda lakukan adalah memasang tulisan “Dijual” di depan rumah Anda. Namun cara ini kurang efektif. Jika ingin segera laku dan diketahui oleh banyak orang, maka Anda bisa memasang iklan di media cetak, media sosial, atau portal properti online. Mengurus iklan sendiri ini cukup merepotkan dan menguras waktu.
Urus berkas sendiri
Anda akan disibukkan dengan pengurusan dokumen atau berkas penting jual-beli rumah. Anda perlu meluangkan waktu untuk ke bank, notaris, dan sebagainya.
Harus 'stand by'
Anda juga akan disibukkan dengan telepon dan SMS dari para calon pembeli. Jadi Anda telepon Anda harus stand by untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari calon pembeli dari yang serius membeli hingga yang sekadar iseng menghubungi Anda.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim