Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendukung kegiatan BUMN hadir untuk negeri, seperti yang dilakukan di Larantuka dan Kupang. Program elektrifikasi merupakan salah satu kegiatan yang menjadi kepedulian perseroan dalam membantu masyarakat di Larantuka untuk menikmati penerangan listrik.
Program ini sekaligus mendukung dan melaksanakan amanat Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam mendorong kemajuan kawasan tertinggal. Kegiatan CSR di Larantuka tersebut menjadi salah satu bagian dari bantuan yang disalurkan Bank BTN melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri di wilayah NTT (Nusa Tenggara Timur).
Nixon L Napitupulu, Direktur Bank BTN menjelaskan, perseroan sangat peduli dalam membantu masyarakat sebagai wujud dan tanggung jawab CSR (corporate social responsibility) Bank BTN. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari concern BUMN Hadir Untuk Negeri di wilayah NTT.
"Kami sangat mendukung program ini agar masyarakat di Larantuka dapat menikmati listrik," jelasnya di sela-sela acara penyerahan bantuan CSR bersama Kementrian BUMN, di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (7/3/18)
Bank BTN memberikan sejumlah bantuan ke NTT, yang memiliki 7 pulau terluar. Bantuan diberikan berupa elektrifikasi yang disalurkan untuk 305 rumah, pembangunan 10 rumah pejuang integrasi eks Timor Timur dan sejumlah pembangunan fisik lainya.
Penyerahan bantuan dilakukan saat kunjungan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno ke Kupang dan Larantuka, NTT, yang berlangsung sejak 6 Maret lalu. Selain itu bantuan juga diberikan di Kupang.
Di sana Bank BTN menyerahkan bantuan berupa renovasi dan pembangunan rumah para pejuang integrasi eks Timor Timur sebanyak 10 unit rumah, sementara di Larantuka, Bank BTN bersinergi dengan PLN menyalurkan listrik ke setidaknya 305 KK yang tinggal di Kecamatan Tanjung Bunga, Ujung Timur Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Bantuan elektrifikasi dilakukan di enam desa, yaitu Kolaka, Bahinga, Bandona, Waibao, Lewobunga dan Nusa Nipa.
"Dengan kegiatan yang dilakukan oleh perseroan di wilayah tersebut, maka rasio elektrifikasi di tiga Desa tersebut total bisa mencapai 60,63 persen,” kata Nixon.
Sementara itu, Rini M Soemarno menjelaskan, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga dengan bantuan yang diberikan tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini merupakan bentuk nyata BUMN hadir untuk masyarakat di wilayah Larantuka, NTT.
Pemerintah terus mendorong peningkatan rasio elektrifikasi desa, terutama di daerah 3T.
Menurutnya, pemberian bantuan kelistrikan merupakan wujud nyata program BUMN Hadir Untuk Negeri dalam mendorong peningkatan rasio elektrifikasi di wilayah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal) Indonesia.
"Rasio elektrifikasi provinsi NTT sebesar 53,1% atau terendah kedua setelah provinsi Papua 52,4 persen," jelasnya.
NTT sekarang menjadi wilayah yang bakal memiliki peluang untuk berkembang di masa mendatang. NTT sudah menjadi salah tempat tujuan wisata, termasuk sebagai salah satu destinasi wisata Indonesia dengan pemandangan laut yang indah.
Pengembangan destinasi wisata Indonesia juga menjadi salah satu concern pemerintah sehingga Bank BTN juga ikut memberikan dukungan seperti pembangunan dermaga dan perbaikan Homestay yang dilakukan di pulau Rinca, tambah Nixon menjelaskan.
Berita Terkait
-
Promo Belanja Lipstik di Guardian dari BRI, Cek Syaratnya!
-
Bayar Pakai BRImo, Sosis Indomaret Dapat Diskon Spesial Bulan Ini!
-
Mau Kacamata Baru Lebih Murah? Cek Promo Dr Specs Pakai BRImo
-
Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar
-
BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo