Suara.com - PT Natura City Developments Tbk akan melepas 2,6 miliar lembar saham ke publik. Jumlah tersebut sekitar 48,15 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Perseroan menawarkan harga Rp 110 - Rp 140 per saham dalam rangka Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana.
Adapun target dana segar yang akan didapatkan perseroan adalah sebesar Rp 364 miliar.
Direktur Utama Natura City Developments Elfi Darlis mengatakan, dana hasil IPO sekitar 72 persennya akan digunakan untuk pembayaran utang pembelian lahan.
"Selain itu, 20 persen untuk pembelian tanah tambahan yang berlokasi di sekitar kawasan pengembangan Serpong Natura City, dan 8 persen untuk modal kerja," kata Elfy di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis (6/9/2018).
Dalam rangka IPO ini, perseroan telah menunjuk PT Danatama Makmur sebagai penjamin efek. Adapun masa penawaran umum saham perseroan akan diselenggarakan pada 18-19 September 2019.
Sementara pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berlangsung pada 26 September 2018.
Untuk diketahui, Natura City Developments merupakan anak usaha dari PT Sentul City Tbk. Saat ini Natura City Developments mengembangkan kawasan seluas kurang lebih 200 hektar di daerah Serpong Tangerang yang dikenal dengan Serpong Natura City.
Adapun secara keuangan untuk periode Desember 2017, Natura City Developments mencatatkan pendapatan sebesar Rp 246 miliar, dengan laba usaha Rp 103 miliar dan laba bersih Rp 105 miliar, dengan margin laba usaha dan laba bersih sekitar 43 persen. (Achmad Fauzi)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor