Suara.com - Pergerakan saham perusahaan milik Erick Thohir yakni PT Mahaka Media Tbk (ABBA) kian melambung. Selama sepekan lalu saja, saham ABBA terpantau telah naik 190 persen.
Data Bloomberg menunjukan, saham ABBA dibuka di level Rp 143 per saham naik 50 poin atau 34,48 persen ke level Rp 195 per saham pada perdagangan 18 September 2018.
Kenaikan harga saham yang cukup signifikan itu pun membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham ABBA.
Penghentian sementara perdagangan saham ABBA dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sejak perdagangan 19 September 2018.
Menurut Analis dari Samuel Sekuritas Muhammad Al Fatih, kenaikan harga saham ABBA disebabkan oleh ditunjuknya Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin.
Dia menjelaskan, para investor berharap ABBA akan dibanjiri iklan politik pada masa kampanye.
"Mungkin ini yang dipersepsikan bahwa akan mendapatkan banyak pendapatan iklan politik pada masa kampanye ini," kata Al Fatih saat dihubungi Suara.com, Rabu (19/9/2018).
Al Fatih menuturkan, untuk ke depannya para investor tetap akan melihat realisasi pendapatan iklan dari ABBA. Selain itu, sambung dia, investor juga akan melihat efek dari pendapatan iklan ke laporan keuangannya.
"Jika bicara hingga tahun depan. Investor akan melihat realisasi terhadap harapan tersebut dan efeknya ke laporan keuangan," imbuh dia.
Untuk diketahui, pergerakan saham ABBA mulai melonjak setelah diumumkannya Erick Thohir menjadi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jumat (7/9/2018) lalu. Sebelumnya saham ABBA terus berada di level terendah Rp 50 per saham sejak akhir Juni 2018 lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?