Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa Ibu Kota akan pindah ke Kalimantan Timur tepatnya sebagian di Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara.
Rencananya pembangunan Ibu Kota baru akan dimulai pada 2020 nanti. Beberapa infrastruktur akan dibangun, salah satunya gedung-gedung pemerintahan.
Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo menyatakan siap untuk membangun gedung pemerintahan di Ibu Kota baru.
Apalagi menurutnya HK diminta langsung membangun gedung-gedung pemerintahan di Ibu Kota baru.
"Kita diminta ikut investasi membangun kantor pemerintahan di sana," kata Bintang saat berbincang dengan media di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Kendati demikian, Bintang ingin memastikan terlebih dahulu skema aturan investasi pembangunan di Ibu Kota baru sebelum menggarap gedung pemerintah.
"UU sedang digarap kami belum tau skemanya seperti apa. Di sana banyak kantor lahan bisa dimanfaatkan untuk bisnis. Barang kali seperti itu tapi kan pasti pakai tender itu menunggu perundang-undangannya," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya