Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada Senin (21/10/2019) awal pekan ini bakal menguat terhadap dolar AS.
Dari pengamatannya, penguatan itu dipengaruhi karena meredanya beberapa kekhawatiran dari brexit dan negosiasi dagang AS dan China.
Namun demikian, sentimen pelambatan ekonomi global bisa menjadi sentimen negatif untuk rupiah. IMF memangkas lagi proyeksi pertumbuhan tahun 2019 dan 2020.
Pasar juga menantikan susunan kabinet baru Jokowi- Ma'ruf Amin.
"Perkiraan kisaran rupiah Senin di kisaran Rp 14.100 - Rp 14.170," kata Aris dalam riset hariannya di Jakarta, Senin (21/10/2019).
Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Jumat (18/10/2019) lalu berada di level Rp 14.148 per dolar AS. Level itu menguat dari pergerakan Kamis lalu di level Rp 14.151 per dolar AS.
Sementara, Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 14.140 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang di level Rp 14.172 per dolar AS.
Berita Terkait
-
Jelang Pelantikan Jokowi, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat
-
Jelang Pelantikan Jokowi, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat
-
Rupiah Tersungkur Imbas Jeleknya Data Ekspor dan Neraca Perdagangan RI
-
15 Oktober 2019, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah
-
Kesepakatan Soal Perang Dagang Embuskan Angin Positif Penguatan Rupiah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?