Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Kamis (16/4/2020) dibuka anjlok cukup dalam, IHSG hari ini terjerembab ke level 4.568.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG melemah cukup dalam yakni 57 poin atau 1,25 persen menuju level 4.568.
Melemahnya IHSG ini juga diikuti terbakarnya indeks LQ45 yang anjlok 16 poin atau turun 2,3 persen ke level 678.316.
Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 45 saham menguat, 112 saham melemah, dan 81 saham stagnan.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, jatuhnya sebagian Bursa Asia ditengah jatuhnya Dow Futures pada Kamis pagi ini berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan hari ini.
"IHSG berpeluang melanjutkan kejatuhannya, ditengah secara valuasi banyak saham sangat menarik untuk dibeli, kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan Buy on Weakness (BOW) maka dapat fokus atas saham dari Infrastruktur, Retail, Konstruksi, Bank, Telko dan Konsumer dalam perdagangan Kamis ini," kata Edwin.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 4.589 - 4.669 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah TOWR, MAPI, WIKA, BBNI, BDMN, TLKM, UNVR, ICBP MDKA dan PTPP," tambah Edwin.
Bursa saham benua kuning bergerak bervariatif pada perdagangan rabu kemarin. Indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar -1.38 persen lalu indeks Shanghai ditutup melemah sebesar -0.57 persen dan Indeks Kospi ditutup menguat sebesar +1.72 persen.
Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar -1.86 persen di level 23,504 hal ini sejalan dengan pelemahan S&P 500 sebesar -2.20 persen.
Baca Juga: Gara-gara Virus Corona, Aliran Modal Asing ke Indonesia Anjlok
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun