Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Kamis (30/4/2020) berhasil dibuka melesat, IHSG terbang tinggi menuju 4.642,47 diakhir perdagangan bulan April 2020.
Mengutip data perdagangan RTI IHSG dibuka naik meroket dengan menguat 1,65 persen atau naik 75 poin ke level 4.642,47
Menguatnya IHSG ini juga diikuti naik tipisnya indeks LQ45 yang naik 17 poin atau turun 2,6 persen ke level 698.254.
Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 146 saham menguat, 29 saham melemah, dan 65 saham stagnan.
Pada level tersebut transaksi perdagangan mencapai 179 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 248 miliar dengan 12,6 ribu kali frekuensi.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, menguatnya DJIA sebesar +2.21 persen serta EIDO sebesar +4.66 persen berpotensi menjadi katalis pendorong IHSG untuk melanjutkan penguatannya dalam perdagangan diakhir bulan April ini.
Lebih lanjut, sentimen positif juga datang dari menguatnya harga WTI Crude Oil sebesar +15.81 persen serta menguatnya harga komoditas lain seperti: Coal +0.68 persen, Gold +0.28 persen & CPO sebesar +0.64 persen serta tidak kalah penting penguatan nilai tukar Rupiah atas Dolar AS dilevel Rp 15,295 dimana kesemua hal tersebut berpotensi menjadi pendorong naik IHSG kembali dihari Kamis ini.
"Mengetahui IHSG berpeluang kembali menguat, ditengah investor asing yang terus membukukan Net Sell dimana YTD sudah mencapai Rp-19.59 triliun serta secara valuasi cukup banyak saham sangat menarik untuk dibeli," kata Edwin dalam analisinya.
Dirinya merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BUY atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari Infrastruktur, FMCG, Telko, Pakan Ayam, Konsumer, Properti, Retail, Industri Dasar dan TI dalam perdagangan Kamis ini.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Bergerak Menguat
IHSG di perkirakan bergerak pada 4,531 - 4,645 adapun saham-saham yang layak untuk dibeli hari ini adalah saham dengan kode TBIG, UNVR, EXCL, CPIN, INDF, SSIA, ISAT, ERAA, SMGR dan MTDL.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun