Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan hikmah yang bisa dipetik saat terjadi pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini adalah bekerja dengan efektif dan seefisien mungkin.
Suahasil menuturkan, virus corona memberi perubahan atas cara masyarakat dalam bekerja, sehingga masih tetap produktif meski berada di rumah.
"Saya berharap kita dapat mengambil pelajaran, pelajaran yang berharga pada saat pandemi ini nanti berakhir kita pakai untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja kita, beberapa cara kerja seperti work from home, mungkin akan menjadi new normal," kata Suahasil ditulis Rabu (13/5/2020).
Mantan Kepala Kebijakan Fiskal ini menyebut bahwa negara-negara di dunia juga sudah mulai beradaptasi dengan cara bekerja saat pandemi dan kemungkinan besar akan terus digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja.
Dalam kesempatan tersebut juga, Suahasil Nazara menjelaskan pemerintah berkomitmen, keseluruhan belanja negara pada 2021 akan difokuskan pada pemulihan ekonomi nasional usai Covid-19.
"Arah untuk 2021 ialah kepada reformasi belanja di berbagai macam lini," kata Suahasil dalam rapat koordinasi tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara