Suara.com - Bisnis ikan cupang kini menjadi alternatif bisnis di masa pandemi covid-19. Pasalnya, bisnis ikan berwarna-warni ini sangat menjanjikan, bahkan harganya bisa sampai jutaan untuk satu ekor.
Pembudidaya Ikan Cupang, Faqih mengungkapkan bahwa harga ikan cupang saat ini bisa dinilai tinggi. Tapi ada juga ikan cupang yang masih dibanderol puluhan ribu.
Menurutnya, faktor yang membuat ikan bernilai tinggi yaitu warna. Ia menerangkan, warna pada cupang harus menarik dan berkilau atau istilah dalam bisnis cupang strong colour.
"Jadi kalau warna dominan warna maup gelap atau terang bisa. Asal jangan nanggung, jangan terang engga gelap engga, yang strong colour dibilangnya," ujar Faqih saat berbincang dengan Suara.com di Jakarta, Jumat (2/10/2020).
Selain itu, Pria yang hobinya bersepeda ini bilang yang membuat harga cupang tinggi yaitu bisa dilihat dari ekornya.
"form atau ekor atas bawah itu rapet tanpa celah. Kalau yang biasa itu ada celah. Kalau yang kualitas itu ekornya berbentuk huruf C, jadi bawah lebih panjang jadi bentuk huruf C," jelasnya.
Dihubungi terpisah, Pembudidaya ikan cupang lainnya, Rewa menyebut ikan yang layak kontes juga salah satu faktor yang membuat harga ikan cupang ini tinggi.
Saat ini, tambahnya, ikan cupang yang nilainya paling tinggi yaitu berjenis Blue Rim seharga Rp 4 juta per ekornya.
"Jadi tergantung ikannya bisa kontes, genetik baru, dan, ikan yang unik kayak Blue rims kayak form-nya bagus, paling mahal Rp 4 juta," tukas dia.
Baca Juga: Raup Cuan Bisnis Ikan Cupang, Modal Ratusan Ribu Dapat Untung Puluhan Juta
Berita Terkait
-
Pak Tarno Asli Mana? Pesulap Viral Kini Jualan Ikan Cupang di Kursi Roda
-
Pak Tarno Jualan Ikan Cupang Sambil Duduk di Kursi Roda, Warganet Tersentuh
-
Ikan Cupangmu Rawan Mati? Ini Tips Memelihara Cupang agar Berumur Panjang!
-
3 Alasan Memelihara Ikan Cupang, Bisa Membawa Keberuntungan!
-
Bantu Hilangkan Stress, Ini 4 Ikan Hias yang Mudah Dipelihara bagi Pemula
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan