Proses penataan makanan juga jadi lebih mudah di atas piring karena porsinya kecil.
Anda tentu bisa lihat perbedaan menu makanan restoran mewah dan warung. Menu makanan warung yang terkesan dengan porsi banyak terlihat sangat penuh dan sesak.
Sementara porsi makanan kecil akan memanjakan visual para tamu ketika makanan sedang disuguhkan.
Tiap Menu Adalah Karya Seni Tangan Para Chef
Menu makanan ala restoran mahal tentu dibuat oleh chef ternama dan sudah berpengalaman.
Tidak heran mengapa tiap menu pesanan para tamu menjadi karya seni tersendiri dari tangan para chef.
Jadi tidak wajar saja harganya mahal karena dibuat dengan sungguh-sungguh dan menggunakan teknik memasak khusus.
Ini juga mengapa porsinya kecil, karena cara memasak makanan ini butuh skill tersendiri.
Piring bagi para chef ini adalah layaknya kanvas dan makanan yang berpotensi kecil adalah komponen sebagai cat lukis.
Baca Juga: Viral Customer Beri Tip Pakai Tebak-tebakan, Bikin Driver Tak Henti Mengucap Syukur
Nilai Budaya dari Bahan Makanan yang Disajikan
Anda juga perlu tahu fakta menarik seputar makanan atau minuman mahal yang ada di restoran mewah.
Bahwa makanan-makanan ini memang dibuat dari bahan-bahan mahal karena bahan tersebut punya nilai esensi budaya yang kental.
Misalnya pada melon yubari yang harganya sendiri Rp 150 juta per buah. Melon ini sendiri sering menjadi salah satu makanan khusus di kuil untuk penghormatan para dewa.
Melon ini juga menjadi salah satu cara orang Jepang untuk menyambut para koleganya.
Peningkatan Status Sosial di Masyarakat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik