Suara.com - Kenaikan nilai kripto dengan pasar terbesar, Bitcoin, belakangan ini memberi dampak luar biasa pada banyak orang. Bahkan, seorang balita mendadak kaya raya gegara hal ini.
Sosok itu adalah anak dari João Canhada, pendiri pertukaran kripto Brasil Foxbit. Sebelumnya, ia menghadiahkan 1 BTC pada putrinya. Kini BTC itu memiliki nilai lebih dari 6.500% sejak pertama kali dihadiahkan pada 2017 silam.
“Segera setelah putri saya lahir, pada tahun 2017, saya membeli 1 Bitcoin untuknya, bukan hanya sebagai hadiah, tetapi sebagai cara berinvestasi dalam ekonomi baru ini. Pada saat itu, BTC berharga 5.000 Real Brasil,” kata Joao dalam salah satu wawancara.
Kini, empat tahun setelahnya, BTC itu memiliki nilai lebih dari 6.500% untuk anak tersebut karena harga Bitcoin melonjak kembali ke angka 60.000 dolar.
Bisa dibilang, tahun 2017 adalah kesempatan terakhir bagi investor untuk membeli Bitcoin di bawah 1000 dolar, Joao yang saat itu masih awam mengaku ingin hanya termotivasi untuk memberi anaknya investasi meski tidak menduga hasilnya sebesar itu.
Tidak hanya itu, pada Agustus silam. seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dari London dilaporkan menghasilkan hampir 400.000 dolar selama liburan sekolah dengan menjual serangkaian token nonfungible (NFT).
Mengutip dari Warta Ekonomi, Benyamin Ahmed yang berbasis di London membuat dan menandai Paus Aneh, kumpulan gambar digital emoji paus yang kemudian dijual dalam bentuk NFT.
Lantaran belum bisa memiliki ID untuk membuka rekening, ia mendapatkan bantuan ayahnya untuk mengklarifikasi bahwa pendapatan yang dilaporkan melalui penjualan NFT telah dikonversi ke Ether (ETH).
Baca Juga: Viral Beli Nasi Cumi Hitam Secara Daring, Wanita Ini Temukan Hal Janggal di Makanannya
Berita Terkait
-
Inovasi Kuli Menghalau Panas, Warganet: Kreativitas Tingkat Dewa
-
Wanita Ini Tak Suka Saus di Makanannya, Warganet Heran: Kok Bisa Kepikiran Nyuci Burger
-
Dua Sejoli Berantem di Pinggir Jalan, Nasib Si Cewek yang Ditinggal Pergi Jadi Sorotan
-
Viral Polisi Paksa Cek Isi HP Pemuda saat Razia, Kompolnas: Lapor Propam!
-
Kamar Mandi Terlalu Estetik Menyatu dengan Alam, Warganet: Jangan Sampai Dirusak
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura