Suara.com - Akun YouTube resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diretas pada Kamis (9/12/2021), akun tersebut berubah menjadi akun aset kripto Ethereum.
Pantauan Suara.com pukul 09.30 WIB, akun resmi bernama BNPB Indonesia tersebut berubah nama menjadi Ethereum 2.0.
Kepala Bidang Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rita Rosita membenarkan kejadian ini, saat ini pihaknya tengah berupaya mengembalikan akun tersebut.
"Iya, ada sedikit kendala, saat ini staf kami sedang mencoba memperbaikinya," kata Rita kepada Suara.com, Kamis (9/12/2021).
Akun tersebut bahkan tengah menayangkan siaran langsung perbincangan aset crypto oleh pendiri Ethereum, Vitalic Buterin dengan judul video "Ethereum CEO: Ethereum Breakout! Ethereum News, ETH 2.0 RELEASE Date"
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan