Suara.com - YouTube adalah salah satu platform media sosial berbayar terbaik dan telah menjadi saluran pendapatan tambahan yang andal bagi banyak orang. Tak heran jika sekarang ini banyak orang yang beralih menjadi YouTuber atau konten kreator karena dianggap memiliki penghasilan menjanjikan. Lantas, bagaimana cara hitung pendapatan YouTuber? Begini ulasannya.
Seperti diketahui, dengan media sosial streaming video ini, uang dapat diperoleh dengan membuat konten dan membangun halaman anda hingga memenuhi syarat untuk bermitra, dan menerima penghasilan dari YouTube.
Cara Hitung Pendapatan YouTuber
Cara hitung pendapatan YouTuber dilihat berdasarkan jumlah tayangan, durasi video, subscriber, dan lamanya waktu menonton. Jika anda sudah bermitra sebagai pembuat konten dengan YouTube, ada tab pendapatan di analitik YouTube yang memberi perincian penghasilan dan juga perkiraan nilai untuk video berikutnya.
Namun, jika anda lebih suka memiliki perkiraan di luar YouTube, itu juga dapat dihitung menggunakan rumus atau kalkulator seperti bawah ini.
Saat menghitung berdasarkan total biaya akuisisi (CPA), YouTube membayar 55% dari CPM Anda (biaya per 1.000 tayangan). Rumus untuk perhitungan ini adalah CPM dikalikan 55 dan dibagi 100 (CPM x 55/100)
Oleh karena itu, jika CPM adalah 4 dolar, maka perhitungannya adalah 4 x 55/100 = 2,2 dolar (itulah BPA Anda). Sebanyak 2,2 dolar adalah angka yang akan dibayarkan YouTube untuk setiap 1.000 tampilan. Ingatlah bahwa ini adalah nilai perkiraan dan semua saluran berbeda.
Namun, untuk iklan Adsense, YouTube membayar 68%. Artinya, jika 100.000 pemirsa menonton salah satu video anda dan CPM Anda adalah 4 dolar per 1.000 penayangan, penghitungan penghasilan akan menjadi 4 x 100.000 dibagi dengan 1.000. Hasilnya menjadi 400 dolar. Dengan demikian 68% dari penayangan tersebut akan menghasilkan uang senilai 272 dolar.
Nominal ini menjadi jumlah yang cukup bagus, dengan mempertimbangkan bahwa nominal tersebut dapat dicapai hanya dari satu video, dan anda akan mendapatkan tampilan selamanya (tergantung pada niche) yang membuatnya terus menghasilkan.
Baca Juga: Tak Dikenali Dorce, Sule Berurai Air Mata Lalu Sebut Dirinya Raffi Ahmad
Bayangkan jika anda memiliki 10 video lagi dengan jumlah penayangan yang sama. Kalikan saja 272 dolar x 10 dan anda akan mendapatkan 2.720 dolar untuk seluruh video dalam satu saluran.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Viral Mayang Didekati YouTuber, Warganet Sewot: Biar Sama Kaya Sebelah
-
Pakai Aplikasi Android Auto, YouTube Siap Diputar di Mobil
-
YouTuber Farida Nurhan Beberkan Masa Kelamnya, Keluar Sekolah hingga Tak Makan 2 Hari
-
Berapa Pendapatan YouTuber Gaga Muhammad? Ini Tarif Sekali Tampil
-
Tak Dikenali Dorce, Sule Berurai Air Mata Lalu Sebut Dirinya Raffi Ahmad
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai
-
Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'
-
Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?
-
73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis
-
Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan
-
Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah
-
Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional
-
Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI