Suara.com - Sembilan unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas yang bergerak dalam bidang industri pulp & kertas (IPK), dan unit manajemen hutan (UMH) kembali diapresiasi dalam komitmennya di bidang Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mendapatkan penghargaan Anugerah Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA).
Ke-9 unit usaha tersebut antara lain, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, PT OKI Pulp & Paper Mills, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Perawang Mills, PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry, PT Arara Abadi, PT Wirakarya Sakti masing-masing meraih Gold Champion in CSR Program.
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Serang Mills, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Tangerang Mills, PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills – Karawang Mills, masing-masing meraih Silver Champion in CSR Program.
“Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi atas komitmen APP Sinar Mas yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Kami percaya untuk menjadi perusahaan yang tetap menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan, harus mampu memberikan keuntungan tidak hanya bagi pihak yang terlibat langsung dalam bisnis, tetapi juga bagi seluruh masyarakat sekitar dan aspek lainnya seperti lingkungan," ungkap Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas, Elim Sritaba.
Penghargaan yang didapatkan APP Sinar Mas melalui komitmennya dalam aspek keberlanjutan, menjadi salah satu fokus dalam menjalankan bisnisnya. Strategi keberlanjutan APP Sinar Mas dituangkan secara komprehensif dalam Sustainability Roadmap Vision (SRV) 2030 yang diluncurkan pada tahun 2020.
SRV bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi para pemangku kepentingan di seluruh bisnis dan rantai pasokan APP Sinar Mas, termasuk masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Melalui SRV 2030, APP Sinar Mas semakin menegaskan komitmen untuk terus mendukung dan berkontribusi dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Untuk unit APP Sinar Mas yang bergerak di bidang kehutanan, penghargaan diberikan atas komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang diluncurkan pada tahun 2015.
Program DMPA melibatkan partisipasi aktif masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui keragaman sumber mata pencaharian, mentransfer pengetahuan dan teknologi, mengembangkan kolaborasi, dan menciptakan pengelolaan hutan yang baik serta melestarikan lingkungan.
Baca Juga: Kerjasama Sinar Mas Land, Imajin dan Prime Skills Dukung Kemajuan Teknologi, Gelar Pameran Future X
Hingga akhir tahun 2021 terdapat 394 desa dengan melibatkan lebih dari 31.676 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat.
Sedangkan untuk unit APP Sinar Mas yang bergerak di Industri Pulp & Kertas (IPK), mendapatkan penghargaan atas berbagai komitmen CSR antara lain upaya pemberdayaan masyarakat dengan pemanfaatan limbah, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian lingkungan.
“Kami berharap program-program yang telah dan sedang dijalankan ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Kami juga terus melakukan berbagai inisiatif dengan membuka peluang kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan perusahaan konsisten menjalankan bisnis yang berkelanjutan, dan bersama-sama mewujudkan masa depan yang lebih baik,” tutup Elim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate