Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan pada hari ini terpeleset ke zona merah setelah melorot ke level 7.070.
Mengutip data RTI, Rabu (28/9/2022) IHSG parkir di level 7.070 dengan melorot 35,4 basis poin atau melemah 0,50 persen.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.073 hingga batas atas pada level 7.156 setelah dibuka pada level 7.112 pada pembukaan tadi pagi.
Sepanjang hari ini sebanyak 23 miliar saham ditransaksikan dengan volume perdagangan mencapai 1,2 juta kali dan nilai mencapai Rp12,4 triliun.
Sementara itu pada hari ini sebanyak 147 saham berhasil menguat, sementara 391 saham bergerak melemah dan 148 saham bergerak stagnan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham PCAR naik 40 point atau menguat 28,57 persen ke level 180. SINI menguat 25,00 persen atau naik 70 point ke level 350.
Selanjutnya saham INDX menguat 24,80 persen atau bertambah 64 point ke level 322. TAYS menguat 24,71 persen atau naik 86 point ke level 434. TFAS yang naik 1.100 point atau menguat 22,91 persen ke level 5.900.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain; BEST 12 point atau melemah 6,97 persen ke level 160. ESSA melemah 6,97 persen atau koreksi 75 point ke level 1.000.
Selanjutnya saham KICI terkoreksi 16
point atau melemah 6,95 persen ke level 214. SIPD turun 90 point atau melemah 6,94 persen ke level 1.205. LINK melemah 330 point atau turun 6,93 persen ke level 4.430.
Baca Juga: Lanjutkan Tren Pelemahan, IHSG Rabu Pagi Dibuka Melemah ke Level 7.107
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,24 persen ke level 1.013. Sedangkan, JII turun 0,12 persen ke level 610.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?