Suara.com - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan pihaknya telah menerbitkan sebanyak 18.808 sertifikat tanah wakaf sepanjang tahun ini.
Hal tersebut dikatakan dirinya saat membuka Rakornas Badan Wakaf Indonesia (BWI) 2022 di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (7/12/2022).
"Sebanyak 18.808 sertifikat tanah wakaf sudah diterbitkan. Setelah sebelumnya di tahun 2021 sebanyak 25.000 sertifikat juga berhasil diterbitkan," ungkap Zainut.
Keberhasilan dalam menerbitkan sertifikat tanah wakaf ini kata dia berkat kerjasama yang dilakukan pihaknya dengan Kementerian ATR/BPN di lebih 400 kabupaten/kota dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf.
"Ini adalah bukti keseriusan Kementerian Agama dalam memfasilitasi publik untuk mengakses perwakafan kita," katanya.
Dirinya juga menyoroti soal data dan ekosistem wakaf di Indonesia, hal ini bertujuan agar publik bisa mengakses wakaf dengan mudah dan cepat.
"Sehingga wakaf tidak hanya bisa diakses di kota-kota besar saja, tapi juga bisa diakses penduduk desa," katanya.
Dalam Rakornas bertema "Percepatan Ekosistem Perwakafan dan Profesionalisme Nazhir" ini, Ketua BWI, Muhammad Nuh menyampaikan rencananya untuk mengadakan sertifikasi terhadap profesi Nazhir Wakaf.
"Sekarang, Nazhir kita buat sertifikasi, sehingga bisa melahirkan para Nazhir yang profesional dan diuji kompetensinya. Selama ini cenderung Nadzir itu adalah orang yang ikhlas, jujur, itu iya. Tetapi harus ditambah kompetensi kemampuan mengelola aset," terang M Nuh.
Baca Juga: BWI Terima Dana Wakaf Rp 250 Miliar, Muhammad Nuh: Ini Bukan dari Perguruan Tinggi Islam
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter