Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berkomitmen menciptakan economic dan social value dengan mendorong inklusi keuangan sampai ke desa. Visi tersebut diimplementasikan pada kegiatan bernama Program Desa Brilian 2022.
Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa dengan adanya program ini telah membuat inklusi keuangan masyarakat desa telah meningkat.
"Telah terjadi kenaikan inklusi keuangan yang luar biasa ketika desa-desa itu ikut program Desa Brillian," kata Supari dalam acara Bincang Desa Brilian 2022 di Hotel Shangri La, Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Berdasarkan data yang ia miliki, peningkatan inklusi keuangan dengan adanya program ini bisa mencapai 76 persen bagi setiap desa. "Ada kenaikan jumlah penabung sebesar 76 persen, artinya masyarakat sudah mendapatkan efisiensi, bagaimana mereka sudah bisa menggambarkan pengeloaan keuangannya," katanya.
Dengan mereka sudah mulai menabung lanjut Supari, para masyarakat desa sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi yag sulit, seperti adanya krisis ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19.
"Karena apa ketika ada krisis, mereka sudah tangguh karena memiliki tabungan untuk menghadapi situasi yang sulit," katanya.
Supari pun mengungkapkan, "Desa Brilian" merupakan salah satu bentuk dukungan BRI dalam rangka pemulihan ekonomi desa di masa krisis dimana desa-desa didorong untuk cepat tanggap terhadap situasi normal baru dan mendayagunakan semua sumberdaya yang ada, menguatkan kebersamaan dan gotong royong, sehingga siap mengarungi masa-masa sulit ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan
-
125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!
-
Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya
-
Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!