Suara.com - Nama Ganjar Pranowo masih berada di posisi teratas sebagai sosok calon presiden (capres) pilihan masyarakat dalam hasil survei terbaru oleh Indikator Politik Indonesia.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan dalam simulasi tiga nama yang mereka tanyakan kepada responden, Ganjar berada di posisi teratas.
"Ganjar Pranowo mendapatkan suara 36,8 persen, lalu disusul Prabowo Subianto dengan 27,0 persen, dan Anies Baswedan 26,8 persen," ujar Muhtadi dalam rilis hasil survei secara daring bertajuk “Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik dalam Dua Surnas Terbaru” ditulis Senin (27/3/2023).
Dalam simulasi itu, ada 9,4 persen responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab apabila disodorkan ketiga nama itu.
Adapun Ganjar Pranowo yang kini masih menjadi Gubernur Jawa Tengah itu juga unggul dalam simulasi lain yang diadakan Indikator Politik Indonesia.
Keunggulan Ganjar itu tentu tak lepas dari kinerjanya yang baik serta endorse dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.
Terbaru, saat kunjungan kerja Presiden Jokowi meninjau panen raya di Jawa Tengah, Ganjar tampak selalu mendampingi.
Dalam kesempatan itu juga ada Menhan Prabowo Subianto. Mereka pun kompak bersama serta berswafoto.
Jokowi memang tidak secara langsung memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo. Namun, hal tersebut sudah menjadi isyarat bagi Ganjar.
Survei Indikator Politik Indonesia ini dilakukan dua periode. Pertama, dilakukan pada 9-16 Februari 2023 dengan 1.220 responden.
Kedua, jajak pendapat berlangsung pada 12-18 Maret, menempatkan 800 responden.
Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.
Responden diwawancarai dengan metode tatap muka dengan margin of error kurang lebih sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Tawari Mudik Gratis, Publik Minta Ganjar Tarik Komentar Penolakan Timnas Israel: Jangan Cuma Mikirin Egonya Buat Pilpres!
-
Niat Bela Ganjar Usai Beri Komentar Tolak Israel, Denny Siregar Dihujat Publik: Sikap yang Sama dengan Kadrun
-
Ditanya Netizen Akankah Ganjar dan I Wayan Koster Mencabut Komentar Penolakan Israel, Denny Siregar: Sepertinya Ini Keputusan FIFA Sendiri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan