Suara.com - Ratusan emak-emak bersama relawan Mak Ganjar menanam pohon cabai di wilayah Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Ketua Mak Ganjar se-Jabodetabek, Evi Navysah mengatakan aksi ini sebagai program Petik Masak yang bertujuan menjaga ketahanan pangan.
"Kegiatan ini dalam rangka ketahanan pangan karena bagaimanapun warga sangat bergembira program ini sejalan dengan lingkungan mereka," ujar Evi ditulis Senin (27/3/2023).
Evi menilai warga di Cilangkap sangat antusias menyambut program Petik Masak. Usai menanam bibit pohon cabai bersama, ia bersama relawan Mak Ganjar lainnya juga membagikan bibit pohon cabai ke rumah warga sekitar.
"Saya selalu melihat semangat warga bukan main, karena mereka belum pernah merasakan program seperti ini," kata Evi.
Sementara itu Retna salah satu warga Cilangkap turut mengomentari program Petik Masak dari Mak Ganjar. Retna yang mengikuti program Petik Masak bersama Mak Ganjar menilai program ini sangat bagus untuk ketahanan pangan dan membantu ibu rumah tangga.
"Ini mendukung ketahanan pangan dan memberikan ilmu ke ibu-ibu. Ini kelihatannya simpel dan sederhana tapi dampaknya luar biasa," ucap Retna.
Retna juga mengatakan kedatangan Mak Ganjar sangat berkesan. Ia turut melayangankan ucapan terima kasih kepada Relawan Ganjar Pranowo ini.
"Kesannya bagus, terima kasih Mak Ganjar mudah-mudahan selalu memberikan motivasi khususnya buat ibu-ibu supaya bisa membantu perekonomian keluarga," ujarnya.
Baca Juga: Pria di Medan Ditangkap-Diikat Gegara Beli Cabai Pakai Uang Palsu
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%