Suara.com - Harga bahan pokok yang semakin mahal mulai tak terjangkau sebagian ibu-ibu di daerah Karawang, Jawa Barat. Melihat kondisi ini, Relawan Barisan Sandiuno Indonesia (Barasandi) menggelar bazar sembako murah di Dusun Krajan, Karawang.
Rimhot Siagian selaku Ketua Umum Barasandi mengatakan kegiatan ini juga sebagai upaya menjaga kestabilan harga sembako agar dapat dijangkau masyarakat kalangan bawah. Masyarakat dapat menebus murah 2,5 kilogram beras dan 1 liter minyak dengan harga Rp15 ribu.
"Kegiatan ini merupakan pesan dari Pak Sandiaga supaya peduli terhadap ekonomi masyarakat yang daya belinya sulit, jadi Barasandi menggelar bazar sembako murah ini," ujar Rimhot ditulis Jumat (1/9/2023).
Rimhot Siagian didampingi Ketua Barasandi Jawa Barat H. Yanto dan Faizal Fiqri dari Perwakilan Direktoran Relawan Sandiaga Uno langsung terjun ke lapangan dan memberikan sekitar 300 paket sembako kepada masyarakat.
Rimhot menyambung, ia melihat antusias warga Dusun Krajan, Karawang begitu tinggi hingga tampak antrean yang cukup padat. Pada kesempatan ini masyarakat juga meminta Barasandi agar kegiatan bazar sembako murah ini tidak berhenti sampai di sini.
"Saya langsung berinteraksi dengan warga, mereka mengucapkan terima kasih banyak dan sangat bersyukur dengan program ini, mereka juga berharap supaya kegiatan ini terus berkelangsungan untuk meringankan beban masyarakat," ungkap Rimhot.
Sementara itu, salah satu warga Dusun Krajan, Nurjanah yang ikut mengantre bazar sembako murah mengungkapkan ia sebagai ibu rumah tangga merasa bebannya bisa berkurang dengan adanya program ini.
"Alhamdulillah bermanfaat sekali kesempatan ini buat ibu rumah tangga seperti saya, ini mengurangi beban ekonomi ibu-ibu bisa beli sembako dengan harga murah," kata Nurjanah.
Nurjanah juga langsung melayangkan ucapan terima kasih kepada Sandiaga Uno dan Relawannya yang telah menyentuh daerah-daerah yang membutuhkan.
"Terima kasih pada Pak Sandiaga Uno dan Relawan Barasandi yang sudah datang kemari dan memberikan bantuan di sini, ini sangat membantu ekonomi kita dan kesejahteraan warga di sini," ujar Nurjanah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan