Suara.com - Kota Semarang, khususnya masyarakat yang terpukul oleh harga sembako yang tidak stabil, mendapat suntikan semangat melalui bazar sembako murah yang diselenggarakan oleh Gerbong Pecinta Sandi Uno Kota Semarang.
Kegiatan ini meriahkan tiga lokasi, yakni Jalan Pandan Sari 3, Kampung Sumur Umbul, dan Jalan Sendang Guwo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Sembako, yang biasanya membuat kantong meringis, tersedia dengan harga khusus sebesar Rp. 5.000, jauh dari harga normal pasar yang mencapai Rp. 50.000.
Muhammad Hayyi Wildani, Ketua Gerbong Pecinta Sandi Uno Kota Semarang, dan Ketua Majelis Pakar DPC PPP Kota Semarang, mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap inisiatif Sandiaga Uno. Ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat membantu masyarakat Kota Semarang, khususnya mereka yang ekonominya terdampak oleh ketidakstabilan ekonomi.
"Saya mengapresiasi sekali kegiatan yang dilakukan Bapak Sandiaga, bahwasanya kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat Kota Semarang, dimana keadaan ekonomi yang tidak stabil ini membuat masyarakat yang dibawah merasa kurang, jadi Pak Sandi ini membantu secara ekonomi," ungkap Hayyi, ditulis Kamis (19/10/2023).
Selain bazar sembako murah, Sandiaga Uno juga memiliki program-program positif, seperti pembinaan UMKM dan pemberdayaan masyarakat, untuk membantu mereka menjadi mandiri secara ekonomi.
"Selain itu Pak Sandi juga mempunyai program - program yang sangat bagus seperti pembinaan UMKM, pemberdayaan masyarakat diarus bawah supaya mereka bisa mandiri secara ekonomi tujuannya untuk meringankan beban masyarakat diarus bawah seperti ini," kata Hayyi.
"Kami juga mendoakan semoga Pak Sandi diberikan kesehatan, panjang umur, barokah, manfaat, insyaAllah kedepannya akan semakin bermanfaat untuk masyarakat luas," lanjut Hayyi.
Haryanti, salah satu pembeli sembako dari wilayah Jl Sumur Umbul, Kota Semarang, mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga Uno dan Gerbong Pecinta Sandi Uno. Bagi masyarakat yang ekonominya tergolong menengah ke bawah, bantuan sembako dengan harga hanya Rp. 5.000 sangatlah berarti, terutama di saat harga sembako sedang melonjak.
Baca Juga: Tak Kenal Menyerah, Pos Indonesia Distribusikan Bansos Sembako dan PKH ke Pedalaman Sulsel
"Untuk Pak Sandi, kami masyarakat disini mengucapkan terima kasih sekali atas bantuannya sembako murah seharga 5.000 rupiah sehingga bisa membantu masyarakat ekonomi menengah kebawah dan UMKM. Rp 5.000 sudah super murah," kata Haryanti.
Setyorini Budi Yatmi, pembeli sembako dari Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, yang juga mewakili UMKM di Semarang, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, bazar sembako murah sangat membantu UMKM dan masyarakat umum. Dalam kondisi ketidakpastian ekonomi, kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkannya.
"Saya mewakili UMKM semarang, berterima kasih sekali untuk diadakannya bazar sembako murah di sini. Kegiatan ini harus ada lagi, karena sangat membantu, setelah pandemi itu kan terpuruk ya jadi kalo ada lagi pasti senang banget. Kita mendukung kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif," kata Setyorini.
Kegiatan bazar sembako murah ini merupakan contoh konkret dari bagaimana inisiatif sosial dapat membantu masyarakat di saat-saat sulit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123