Suara.com - PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, pemilik brand GPS tracker, Fox Logger mengumumkan peluncuran Transportation Management System (TMS) terbaru.
Sistem inovatif ini merevolusi pelaporan administratif dalam operasi logistik, menyuguhkan pendekatan digital terhadap pelaporan keuntungan dan kerugian, serta rincian lengkap biaya yang terjadi dalam setiap perjalanan.
“Dengan TMS dari Fox Logger, pendugaan keuntungan atau kerugian menjadi hal yang sudah tak lagi bersifat dugaan semata,” ungkap Alamsyah Cheung, CEO PT Sumber Sinergi Makmur Tbk ditulis Rabu (1/11/2023).
TMS dari Fox Logger ini terbilang istimewa. Menyasar para pengusaha UMKM logistik dan layanan rental kendaraan, TMS ini disediakan oleh Fox Logger secara gratis.
Lewat TMS ini, Fox Logger menawarkan solusi yang mengubah paradigma, serta menghilangkan kebutuhan akan investasi awal yang besar dalam membangun TMS independen.
Lebih dari itu, hal ini mengurangi biaya berkelanjutan yang biasanya terkait dengan penyempurnaan sistem untuk laporan yang lebih rinci, sederhana, dan efisien.
“Sekarang, dengan TMS gratis dari Fox Logger ini, bisnis logistik skala kecil dan menengah dapat dengan mudah mengakses kemampuan pelaporan yang canggih,” kata Alamsyah.
Menurut Alamsyah, peluncuran produk baru ini didasari pertimbangan yang matang.
“Kami memahami betapa pentingnya memberdayakan perusahaan-perusahaan UMKM dengan alat yang sebelumnya hanya dimiliki oleh perusahaan besar. Inisiatif ini bertujuan untuk meratakan kesempatan dan mempercepat pertumbuhan bisnis mereka,” ujarnya.
Baca Juga: Truk Pengangkut Logistik Pemilu 2024 Kecelakaan di Lampung Timur, Satu Orang Meninggal Dunia
Fox Logger memiliki lebih dari 50.000 pengguna, yang semuanya dianggap sebagai aset penting bagi mereka. TMS gratis ini adalah komitmen Fox Logger untuk menjamin kenyamanan dan kepuasan pengguna, membangun hubungan yang saling menguntungkan, meningkatkan loyalitas pelanggan, sambil memberikan layanan terbaik.
Pengenalan TMS ini diharapkan akan merevolusi cara bisnis logistik skala kecil dan menengah mengelola catatan keuangan mereka.
“Berdasarkan pengalaman IPO kami, jelas bahwa pelaporan keuangan yang komprehensif menjadi kunci bagi sebuah perusahaan untuk meningkat menjadi perusahaan publik,” Alamsyah menandaskan.
Bisnis logistik skala kecil dan menengah sering kali mengalami kesulitan dalam menyusun laporan keuangan yang terperinci. TMS gratis dari Fox Logger bertujuan menjadi pembeda, memungkinkan perusahaan-perusahaan ini untuk mengakses laporan keuangan yang kuat, yang kemudian dapat mendukung usaha seperti mendapatkan pinjaman kendaraan atau modal usaha tambahan.
Seperti diketahui, pemberi layanan keuangan memerlukan laporan keuangan yang komprehensif untuk memfasilitasi pemberian kredit kepada pengusaha logistik.
“Perhatian kami selalu terfokus pada peningkatan layanan guna meningkatkan loyalitas pelanggan. Peluncuran TMS menandai dedikasi kami untuk mendukung bisnis-bisnis ini dan membangun hubungan jangka panjang dengan klien kami,” lanjut Alamsyah.
Pada akhirnya, Alamsyah berharap, TMS yang diberikan Fox Logger akan menjadi tulang punggung bagi pelaku bisnis logistik dan layanan rental kendaraan, sekaligus mempererat hubungan antara Fox Logger dengan para mitranya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya