Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Alumni Muda Universitas Sumatera Utara dan Universitas Riau (USU-Unri) atau Civitas Ganjar, menyosialisasikan program Capres 2024 Ganjar Pranowo kepada milenial dan mahasiswa.
Mereka menilai, program satu keluarga miskin satu sarjana yang dicanangkan Ganjar jika terpilih menjadi Presiden 2024-2029 adalah salah satu gagasan terbaik untuk mengatasi masalah pendidikan dan kesenjangan sosial.
Hal itu disampaikan Koordinator Wilayah Civitas Ganjar Sumut Berry Sitohang, usai mengadakan diskusi bertema pendidikan bersama milenial dan mahasiswa di Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara.
"Maka kita juga berkaca dari salah satu program Pak Ganjar yaitu menciptakan satu sarjana di tiap rumah. Itu program yang sangat out of the box dan sangat istimewa bagi kami sebagai milenial," ujar Berry, ditulis Senin (27/11/2023).
Berry menjelaskan, program satu keluarga miskin satu sarjana dari Ganjar Pranowo dapat menyeimbangkan penyelesaian masalah pendidikan dan kemiskinan secara menyeluruh.
Program tersebut, lanjut Berry, juga merupakan upaya Ganjar Pranowo bersama Cawapres Mahfud MD menuntaskan persoalan dari hulu ke hilir terkait masalah pendidikan yang mengakar.
Dia pun menginginkan dengan disosialisasikannya program satu keluarga miskin satu sarjana ke para milenial dan mahasiswa diharapkan dapat mendorong pemerataan pendidikan di Tanah Air.
"Harapannya di acara seperti ini kita mengamplifikasi program-program dari Pak Ganjar dan Pak Mahfud tentang pentingnya pendidikan itu tadi, contohnya satu sarjana satu rumah dan kita harap ini dapat berdampak ke kawan-kawan," jelas Berry.
Salah satu peserta diskusi Civitas Ganjar bernama Grace Kristin mengaku tertarik dan sangat mendukung program satu keluarga miskin satu sarjana yang diinisiasi Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Gen Halilintar Dulu Miskin, Apa Saja Bisnis Ortu Atta Halilintar hingga Punya Kekayaan Miliaran?
Mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU) itu menilai, program Capres 2024 berambut putih itu dapat mengurangi ketimpangan pendidikan yang ada di kota dan di daerah kurang terjangkau, serta meratakan pendidikan layak untuk seluruh rakyat Indonesia.
"Menurut saya ini program yang sangat bagus karena kita tahu banyak sekali anak muda atau bisa dikatakan tempatnya itu masih di pedalaman atau kurang menjangkau pendidikan," ucap Grace.
"Dengan program Pak Ganjar ini diharapkan terjadi keseluruhan program pendidikan di Indonesia. Tidak hanya anak kota, jadi semuanya bisa mendapatkan hak pendidikan yang layak," lanjutnya.
Agar program satu keluarga miskin satu sarjana bisa direalisasikan ke seluruh daerah di Indonesia, dia pun memberikan dukungannya untuk Ganjar Pranowo dan Mahfud MD agar dapat memimpin Indonesia di tahun 2024-2029.
"Pak Ganjar itu dengan segala aspek-aspek yang sudah dilakukan menurut saya Pak Ganjar layak untuk menjadi Presiden dan karena dari segala program bapak, banyak yang mendukung anak-anak muda," ungkap Grace.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun