Suara.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina, kembali sukses menggelar kegiatan tahunan Forum Upstream Improvement & Innovation Awards (UIIA) 2023.
Mengusung tema "Elevating the Path to Excellence and Sustainable Through Collaborative Innovation and Replication", Forum UIIA 2023 dibuka secara langsung oleh Direktur Utama PHE, Wiko Migantoro, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE, Oto Gurnita, serta VP Human Capital PHE, Linda Delina. Forum ini mendorong terciptaan nilai di seluruh lini yang pada akhirnya bertujuan pada peningkatan kinerja perusahaan.
UIIA merupakan wadah berbagi pengetahuan terhadap hasil karya improvement, inovasi dan replikasi di lingkungan Subholding Upstream.
Secara bersamaan dilakukan verifikasi terhadap value creation yang berbasis pada salah satu program utama yaitu Optimization Upstream (Optimus) yang dikategorikan menjadi cost saving, revenue growth, dan cost avoidance.
Pada penyelenggaraan tahun 2023 ini, UIIA diikuti oleh 110 Tim, melibatkan keikutsertaan 1.100 Perwira Subholding Upstream juga anak perusahaan, 94 Dewan Juri dan Moderator, serta menghasilkan 29.700 learning hours.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat terbangun upaya business matching bagi semua pihak, sehingga dapat dimanfaatkan secara masif di seluruh proses bisnis Subholding Upstream.
Kegiatan ini juga berfokus pada development tidak hanya bagi perusahaan mengenai strategi pengembangan bisnis, tapi juga bagaimana mindset para pekerja semakin berkembang untuk kepentingan perusahaan.
Pada kesempatan ini, Wiko Migantoro selaku Direktur Utama PHE, mengungkapkan bahwa UIIA adalah forum inovatif yang mewarnai proses bisnis Subholding Upstream.
"Saya sangat mengapresiasi forum ini dan berharap forum ini dapat terus dilanjutkan, tentunya guna menggerakkan roda perusahaan, menciptakan nilai ekonomi, serta menciptakan inovasi dan motor-motor penggerak roda perusahaan," ujar Wiko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/12/2023).
Baca Juga: Perkuat Sinergi, Pertamina Patra Niaga Kolaborasi Kembangkan Bisnis dengan Pertamina Group
Lebih lanjut Wiko menambahkan situasi dan kondisi bisnis ke depan dapat dikatakan tidak mudah atau penuh dengan tantangan, karena itu diperlukan inovasi dan kreativitas dari insan Subholding Upstream agar bisa tetap survive (bertahan) di segala situasi dan kondisi bisnis.
"Kita harus mampu mengelola bisnis secara baseline, maupun transisi dan peluang bisnis baru di masa depan. Karena itu diperlukan suatu upaya guna menggerakkan dan membuat konsep bisnis baru yang relevan sesuai dengan perubahan jaman dan aspirasi dunia,salah satunya melalui Forum UIIA ini," tambah Wiko.
Di kesempatan yang sama Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE, Oto Gurnita menyampaikan bahwa UIIA adalah forum tradisi yang sangat positif dalam menghadirkan aktivitas-aktivitas inovasi, efisiensi dan secara konsisten dilakukan setiap tahunnya. Pada tahun 2023 ini total potensi Value Creation yang dibukukan mencapai angka Rp1,5 Triliun.
"Dengan semangat luar biasa, Perwira Subholding Upstream membuktikan dedikasi dan loyalitas ke perusahaan melalui ide-ide inovasi yang memberikan Value Creation kepada perusahaan melalui UIIA ini. Saya harapkan UIIA bisa terus terlaksana makin agresif lagi, guna men-deliver value creation di masa depan, dimana dinamika dan tantangan industri migas akan lebih menantang lagi," ungkapnya.
Oto menambahkan bahwa upaya tersebut juga membutuhkan kerja sama dari para perwira dan seluruh jajaran manajemen, guna menjalankan upaya Operational Excellence dalam rangka menjadikan Subholding Upstream menjadi perusahaan berkelas dunia.
Dalam penutupan Forum UIIA 2023 kali ini PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3- Kalimantan, berhasil meraih penghargaan Best of the Best. Penghargaan piala bergilir pemenang Best of the Best diberikan oleh Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE, Oto Gurnita kepada Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia, John Anis.
Salah satu perwakilan dari PC Prove Soda Gembira dari Pertamina Hulu Indonesia - Regional 3 Kalimantan, Robhy Cahya, mengungkapkan rasa bangganya, berhasil meraih kategori "Best of the Best" di Forum UIIA 2023.
"Tentunya dengan apresiasi ini, kami merasa bangga. Dengan bangga kami menghadirkan inovasi sinergi borderless pengelolaan lapangan migas antara PHSS dan BP di Zona 9-PHI Regional 3. Harapannya semoga inovasi yang kami usulkan menjadi suatu inspirasi bagi wilayah kerja lain, serta bisa direplikasi, dan diimplementasikan," harapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara