Suara.com - Sebanyak 9 petani diketahui ditangkap pihak berwajib dan dibotaki usai memprotes proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.
Mereka memprotes karena lahan mereka tergusur untuk proyek Bandara IKN.
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan bahwa konflik agraria di IKN tak bisa dihindarkan, sehingga diperlukan komunikasi yang intens kepada masyarakat.
"Saya kira kita prinsipnya harus lebih baik ya, semuanya lebih baik. Jadi komunikasi intens sedang berjalan di lapangan," kata Bambang di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (13/3/2024).
Pihak Otorita IKN lanjut Bambang sering membuka forum-forum dialog kepada sejumlah unsur masyarakat dalam mensosialisasikan proyek Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.
"Jadi kita ada forum-forum yang melibatkan masyarakat sekitar situ, tokoh masyarakat, dan pada investor yang baru masuk situ, itu juga kita juga ada forumnya," kata Bambang.
Bambang pun membantah bahwa pihaknya semena-mena dalam melakukan penggusaran lahan untuk keperluan IKN.
"Saya kira prinsipnya sekali lagi kita tidak akan menggusur semena-mena ya, dan komunikasi itu berjalan sekarang," pungkas Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina