Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melalui SHAFTHI (Soekarno-Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation) mengembangkan inovasi Betel Leaf Empowerment Hub dalam program Kampung Sirih yang merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Bersama dengan Pertamina Patra Niaga, masyarakat RW 03 yang tergabung dalam kelompok Ibu Kreasi Olahan Sirih (Ibu KOS) yang kemudian berkembang menjadi Kelompok Kampung Sirih Mekarsari ini menjalankan program TJSL Kampung Sirih sejak tahun 2021 dengan memberdayakan masyarakat untuk melakukan budidaya tanaman sirih (Piper betle L.), mengelola bank sampah, dan mengolah hasil budidaya daun sirih menjadi produk bernilai ekonomi.
Di tahun ke-4 dilaksanakannya program ini, Pertamina Patra Niaga bersama dengan kelompok Kampung Sirih Mekarsari mengembangkan inovasi Betel Leaf Empowerment Hub yang merupakan inisiatif pemberdayaan Kampung Sirih Mekarsari dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan kelompok rentan dengan menggunakan sistem “hub”.
Adapun inovasi ini berfokus pada pemanfaatan daun sirih sebagai bahan baku dan diubah menjadi produk olahan seperti Batik Ecoprint dengan Motif Sirih, Keripik Sirih, Teh SIJALE (Sirih Jahe Lemon), Sabun Sirih, dan Pestisida. Oleh karena itu, program ini memberikan arti yang besar bagi warga sekitar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, menjelaskan bahwa program TJSL yang dilaksanakan oleh SHAFTHI ini merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta perubahan yang positif dan berkelanjutan.
"Betel Leaf Empowerment Hub merupakan hasil inovasi yang muncul dari masyarakat melalui program TJSL yang dilaksanakan bersama Pertamina Patra Niaga di sekitar wilayah operasional SHAFTHI sejak tahun 2021 lalu. Pertamina terus berkomitmen menjalankan program TJSL yang sejalan dengan capaian SDGs. Dalam Program Kampung Sirih Mekarsari ini, kami harapkan dapat mendukung capaian SDGs poin 8 dan poin 12 sehingga dapat terealisasi upaya nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan berkelanjutan," papar Eko ditulis Jumat (9/8/2024).
Program ini berhasil menciptakan lapangan kerja, peningkatan perekonomian lokal serta pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan yang selaras dengan SDGs Poin 8. Melalui pemanfaatan potensi daun sirih, pola produksi dan konsumsi yang terjadi di kampung Mekarsari juga semakin meningkat dan hal ini selaras dengan SDGs Poin 12.
"Kami akan terus mendukung inisiatif-inisiatif yang membawa perubahan positif dan berkelanjutan, serta memperkuat komitmen kami dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan seperti yang dilaksanakan di SHAFTHI melalui program Kampung Sirih Mekarsari ini," tambah Eko.
Sebelumnya, program Kampung Sirih Mekarsari ini mendapatkan pengakuan di tingkat internasional dengan memperoleh penghargaan Silver Winner untuk kategori 'The Best CSR' dalam ajang The 16th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2024 di Vietnam. Di tahun 2021, RW 03 Kelurahan Mekarsari juga ditetapkan sebagai Lokasi Program Kampung Iklim (PROKLIM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan meraih Kategori Utama.
Di tahun 2024, melalui inovasi Betel Leaf Empowerment Hub, program Kampung Sirih Mekarsari kembali mendapatkan penghargaan Platinum Winner dalam kategori Inovasi Sosial dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2024 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada akhir Juli lalu.
Selain itu, SHAFTHI juga memperoleh penghargaan Gold Winner untuk kategori Aspek Non B3 serta Silver Winner untuk kategori Aspek Kehati, Aspek B3, dan Aspek Energi dalam ajang yang merupakan bentuk apresiasi dari PT SUCOFINDO (Superintending Company of Indonesia) kepada pelaku usaha di Indonesia yang telah menunjukkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial.
SHAFTHI Manager, Ridwan, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang telah dilaksanakan di wilayah operasionalnya demi mencapai kesejahteraan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Kami sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan kepada program Betel Leaf Empowerment Hub. Program ini bukan hanya tentang peningkatan ekonomi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat," tutup Ridwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok