Suara.com - Sebanyak 17 penghargaan diperoleh PT Aneka Tambang (Antam). Ke-17 penghargaan ini didapatkan melalui unit bisnis dan anak usaha atas pelaksanaan Good Mining Practice (GMP), atas prestasi penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada aspek pengelolaan teknis pertambangan, aspek keselamatan pertambangan, aspek lingkungan hidup pertambangan, serta aspek konservasi mineral.
Direktur Operasi dan Produksi Antam, Hartono menyebut, penghargaan yang diberikan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan operasi penambangan secara bertangung jawab, dengan menaati kaidah good mining practice dan operation excellence dengan mengutamakan keberlanjutan.
“Sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, ANTAM terus berupaya untuk mengelola sumber daya mineral Indonesia dengan menerapkan kepatuhan operasi guna memberikan imbal balik yang optimal bagi para pemangku kepentingan,” katanya.
Dalam GMP Awards 2024, melalui Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Emas, Antam meraih tiga penghargaan Utama pada kategori pengelolaan teknis pertambangan, pengelolaan lingkungan hidup, serta konservasi mineral. Kemudian, UBP Bauksit Kalimantan Barat mendapat dua penghargaan Utama pada kategori pengelolaan teknis pertambangan, pengelolaan keselamatan pertambangan, serta dua penghargaan Pratama pada kategori pengelolaan lingkungan hidup, serta aspek konservasi mineral.
UBP Nikel Maluku Utara meraih tiga penghargaan Pratama untuk kategori pengelolaan keselamatan pertambangan, pengelolaan lingkungan hidup, serta aspek konservasi mineral. Sementara UBP Nikel Kolaka meraih penghargaan Pratama pada kategori pengelolaan lingkungan hidup. Tiga anak usaha Antam, PT Gag Nikel, PT SDA dan PT NKA juga meraih GMP Awards 2024.
Hartono menyebut, hal ini merupakan bagian dari penerapan Good Mining Practice dalam operasional pertambangan berkelanjutan yang tidak hanya dilaksanakan ANTAM tapi termasuk pada anak usaha.
“Sudah menjadi tugas Antam untuk terus melaksanakan pertambangan berkelanjutan dengan mengedepankan aspek ESG pada seluruh lini operasi. Hal ini tidak hanya berlaku di unit/unit bisnis ANTAM tetapi juga di anak usaha,” tambahnya.
GMP Awards 2024 menjadi motivasi bagi Antam dan anak usaha untuk terus meningkatkan pengelolaan operasional perusahaan yang bertanggung jawab.
“Bagi kami, pelaksanaan praktik pertambangan yang baik bukan hanya untuk pemenuhan kewajiban, tetapi juga bentuk keseriusan Antam sebagai perusahaan sumber daya mineral dalam mengelola lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang ada di sekitar wilayah operasi,” tutupnya.
Baca Juga: Deretan Bisnis Olla Ramlan, Tak Terima Anaknya Disangkutkan dengan Kasus Vadel-Lolly
Berita Terkait
-
Uci Flowdea Semringah Raih Piala Favorite Beauty and Fashion Enthusiast
-
Infomedia Dinobatkan Sebagai Customer Experience Management Services Company of the Year 2024
-
Pavilion Indonesia di World Expo 2025 Osaka Jadi Gerbang Bagi Pelaku Bisnis ke Pasar Dunia
-
Marissya Icha Pengusaha Apa? Sesumbar Tak Cuma Cari Makan dari Uang Endorse
-
Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Berangsur Turun Hari Ini
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih
-
Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?