Suara.com - Penembakan yang dilakukan oleh Kabag OPS AKP Dadang Iskandar terhadap Kasat Reskrim AKP Ulil Ryanto Anshari menjadi sorotan utama saat ini.
Insiden tersebut terjadi di area parkir Polres Solok Selatan pada Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB. AKP Ulil Ryanto dinyatakan meninggal dunia setelah terkena tembakan di pelipis kanan dan pipi kanannya.
Selain kasus penembakan tersebut, terungkap juga mengenai harta kekayaan yang dimiliki oleh AKP Dadang Iskandar. Berikut adalah profil dan rincian kekayaan Dadang Iskandar.
Sebagai Kabag Ops, AKP Dadang Iskandar memiliki berbagai tanggung jawab, termasuk merencanakan dan mengendalikan administrasi operasi kepolisian, mengatur pengamanan untuk kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah, serta mengelola pelatihan praoperasi.
Karier AKP Dadang Iskandar di Polri tergolong cemerlang dengan berbagai jabatan strategis yang pernah diembannya. Ia pernah bertugas di Polda Sumatera Barat dan menjabat sebagai Kasatresnarkoba sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Kabag Ops Polres Solok Selatan.
Selama menjabat sebagai Kabag Ops, Dadang terlibat dalam penyelidikan kasus tambang emas ilegal pada Agustus 2023 dan juga kasus-kasus lain seperti tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur serta pencurian kendaraan bermotor.
Menurut laporan LKHPN tahun 2020, Dadang Iskandar melaporkan total harta sebesar Rp445 juta saat masih menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polda Sumatera Barat. Harta tersebut terdiri dari sebidang tanah seluas 400 m² di Kabupaten Solok Selatan senilai Rp110 juta, sebuah rumah di Kota Padang senilai Rp150 juta, serta beberapa kendaraan bermotor dengan total nilai Rp239 juta. Rincian kendaraan tersebut meliputi:
1. Sepeda motor Honda tahun 2010: Rp6 juta
2. Sepeda motor Yamaha Vixion tahun 2013: Rp13 juta
3. Mobil Jeep Suzuki Grand Vitara tahun 2010: Rp100 juta
4. Mobil Isuzu Panther tahun 2008: Rp120 juta
Selain itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp24 juta dan kas setara kas sebesar Rp22 juta. Namun, terdapat catatan bahwa ia memiliki utang sebesar Rp100 juta, sehingga total kekayaan bersih AKP Dadang Iskandar mencapai Rp445 juta.
Berita Terkait
-
Pilu, Ini Curhatan Terakhir AKP Ryanto Ulil ke Ibu sebelum Jadi Korban Tragedi Polisi Tembak Polisi
-
Digunduli dan Tangan Diborgol, AKP Dadang Dihadirkan dalam Jumpa Pers Polda Sumbar
-
Rencana AKP Ryanto Ulil Menikah Tahun Depan Kandas, Sosok Calon Istrinya Bukan Orang Sembarangan
-
Pekerjaan Mentereng Sherly Tjoanda Istri Benny Laos: Hartanya Tembus Rp709 M dan Kini Gantikan Suami Maju Cagub
-
AKP Dadang Penembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Terancam Hukuman Mati, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai