Suara.com - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengumumkan pengunduran diri Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dari posisinya sebagai komisaris independen.
Pengunduran diri ini telah diterima oleh perusahaan pada tanggal 7 Maret 2025.
"Pada tanggal 7 Maret 2025, Perseroan telah menerima surat pemberitahuan pengunduran diri Bapak Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodionegoro S.E., M.U.P., Ph.D, dari jabatannya selaku Komisaris Independen Perseroan," demikian pernyataan manajemen yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/3/2025).
Pengunduran diri Bambang Brodjonegoro akan resmi berlaku pada tanggal 31 Maret 2025. Alasan pengunduran diri ini adalah karena penunjukan atau pelantikan Bambang Brodjonegoro sebagai Dekan Asian Development Bank Institute (ADBI).
Manajemen sendiri memastikan, pengunduran diri tersebut tidak akan berdampak negatif pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.
Selanjutnya TOBA akan memenuhi dan menjalankan ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan, POJK 33/2014, dan POJK Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham perusahaan Terbuka, untuk pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Bambang Brodjonegoro sendiri merupakan mantan menteri era Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah jabatan menteri pernah ia duduki dari Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS