Suara.com - PT Asuransi BRI Life senantiasa menjaga komitmennya sebagai mitra perlindungan terpercaya bagi para nasabahnnya, khususnya dalam menghadapi berbagai risiko (mulai dari risiko kesehatan hingga tutup usia).
Komitmen ini diwujudkan melalui pembayaran klaim dan manfaat asuransi. Langkah ini tidak hanya mencerminkan pelayanan yang optimal kepada nasabah, tetapi juga menjadi bukti nyata atas peran penting asuransi dalam memberikan ketenangan dan perlindungan bagi masyarakat, khususnya para penerima manfaat.
Total pembayaran klaim dan manfaat BRI Life sampai dengan Mei 2025, tercatat sebesar Rp 1.93 triliun. Meskipun mengalami peningkatan 4.1% YoY (Year on Year), akan tetapi klaim masih terkendali dengan total pembayaran klaim yang masih di bawah plan.
Pembayaran Klaim & Manfaat Nasabah Asuransi Davestera di Kalimantan
Sejalan dengan pertumbuhan bisnisnya, BRI Life terus berkomitmen dengan membayarkan klaim sesuai dengan pertanggungan yang telah dijanjikan kepada nasabah, melalui pembayaran klaim tutup usia dengan total nilai pertanggungan lebih dari Rp1,5 miliar kepada 2 orang ahli waris nasabahnya di Kutai Kalimantan yang memiliki produk Asuransi Jiwa Davestera.
Serah terima klaim dilakukan secara seremonial dan dihadiri oleh perwakilan Direksi dan Manajemen BRI Life, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Direktur Pemasaran BRI Life Sutadi. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan BRI Regional Office Banjarmasin, Hermawan Sutrisno selaku Regional SME Banking Head dan Hendro Wibowo selaku Regional Chief Audit BRI RO Banjarmasin.
Dalam kesempatan tersebut, hadir ahli waris keluarga Almarhum Jasri yang berasal dari Kutai Kalimantan yang menerima klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp. 1.060.223.753,- (Satu Milyar Enam Puluh Juta Dua Ratus Tiga Puluh Tiga Ribu Tujuh Ratus Lima Puluh Tiga Rupiah) serta keluarga Almarhumah Mariani yang juga berasal dari Kutai, Kalimantan Timur yang menerima klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp.505.081.736 (Lima Ratus Lima Juta Delapan Puluh Satu Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Enam Rupiah).
Direktur Pemasaran BRI Life Sutadi dalam sambutannya menyampaikan, BRI Life berkomitmen untuk melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia. Pembayaran klaim adalah moment of truth bagi nasabah, di mana BRI Life hadir untuk membantu nasabah melewati masa sulit seperti kondisi sakit atau meninggal dunia.
“Kami berkomitmen untuk melindungi lebih banyak keluarga Indonesia. Hal ini sejalan dengan semangat BRI Life “Customer is Our Priority, Serve with Integrity”. Pembayaran klaim adalah bagian kewajiban perusahaan dan dengan demikian diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan” papar Sutadi.
Baca Juga: BRI Life Tancapkan Eksistensi di Industri Asuransi Lewat Pendekatan Omnichannel
"Untuk itu, Kami senantiasa memastikan untuk memberikan hak nasabah dengan membayarkan klaim yang legitimate dan sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku, termasuk dengan tetap memperhatikan dan patuh pada ketentuan peraturan perundang-undangan” tegasnya.
Dalam setiap proses pembayaran klaim dan manfaat, BRI Life berpegang pada standard operating procedure (SOP) yang ditetapkan, serta mengikuti ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga akurasi, transparansi dan akuntabilitas layanan kepada nasabah.
“BRI Life senantiasa tunduk dan patuh pada ketentuan peraturan perundang-undangan . Hal ini menjadi dasar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah sesuai standar yang berlaku, sehingga dapat berpengaruh dalam meningkatkan kepuasan nasabah, serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan jiwa” tutup Sutadi.
Sebagai anak perusahaan Bank BRI, BRI Life hadir sebagai solusi perlindungan terpercaya bagi masyarakat Indonesia. Dengan beragam produk asuransi jiwa, kesehatan, dan investasi, BRI Life menawarkan keamanan finansial untuk Anda dan keluarga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan