- IAI dan ACCA menekankan pentingnya profesi akuntansi kuat, etis, dan adaptif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan ASEAN.
- Kolaborasi ini berfokus pada penguatan pelaporan keberlanjutan (ESG) dan transparansi melalui kualifikasi profesional akuntansi.
- Kedua organisasi menjajaki penguatan pengakuan anggota melalui Strategic Pathway bagi pemegang gelar Chartered Accountant Indonesia.
IAI juga dipandang memiliki peran sentral dalam pengembangan akuntan bersertifikat serta penguatan CA Indonesia sebagai sertifikasi utama profesi akuntansi nasional.
Pada tingkat regional, kolaborasi ACCA dan IAI juga berlangsung melalui ASEAN Federation of Accountants (AFA), di mana IAI berperan sebagai sekretariat permanen.
Kedua pihak mendorong kerja sama kawasan yang lebih erat, termasuk penyelarasan progresif dengan kerangka International Sustainability Standards Board (ISSB) dan pemanfaatan ASEAN Mutual Recognition Agreement Framework on Accountancy Services.
“Kami sangat menghargai pengakuan ACCA atas kepemimpinan IAI sebagai Organisasi Profesi Akuntansi yang diakui di Indonesia, menegaskan komitmen bersama kami untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing global anggota Chartered Accountant,” pungkas Elly.
Berita Terkait
-
Pengusaha Jangan Salah Arah, Ini Tiga Pilar Utama Jalankan Bisnis Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Komitmen ESG Lewat Pembiayaan Hijau Rp89,9 Triliun
-
Telkom Perkuat Strategi ESG untuk Ciptakan Dampak Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan
-
Komitmen Hijau dan Tata Kelola Diakui Dunia, Rating ESG BNI Naik
-
IDEAS Awards 2025 Berikan Silver Winner pada Program Komunikasi ESG PNM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya