- Pemerintah menyalurkan bantuan BPNT tahap dua periode Maret hingga Mei 2026 melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera bagi penerima.
- Keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan pangan pokok sebesar Rp400.000 untuk alokasi dua bulan melalui bank penyalur.
- Masyarakat dapat memverifikasi status penerima bantuan secara mandiri melalui situs resmi Kementerian Sosial dengan memasukkan data kependudukan.
Suara.com - Program Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT menjadi salah satu bansos yang paling dinantikan karena membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat (KPM). Banyak masyarakat mulai mencari informasi kapan BPNT tahap 2 Mei 2026 cair setelah bantuan sosial dari pemerintah kembali disalurkan tahun ini.
Pencairan BPNT 2026 dilakukan secara bertahap sepanjang tahun melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Untuk tahap kedua, sejumlah daerah sudah mulai menerima saldo bantuan, sementara wilayah lain masih menunggu proses penyaluran dan sinkronisasi data dari pemerintah.
Lalu sebenarnya apa itu BPNT tahap 2, kapan jadwal pencairannya, berapa nominal bantuannya, dan bagaimana cara mencairkannya? Berikut penjelasannya.
Apa Itu BPNT Tahap 2?
BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai merupakan program bantuan sosial dari pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat kurang mampu untuk membeli kebutuhan pangan pokok.
Program ini dikelola oleh Kementerian Sosial dan diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
BPNT tahap 2 adalah penyaluran bantuan untuk periode Maret hingga April 2026. Bantuan disalurkan melalui rekening KKS dan dapat digunakan untuk berbelanja bahan pangan di e-warong maupun agen penyalur resmi.
Jadwal Pencairan BPNT Tahun 2026
Penyaluran BPNT tahun 2026 dibagi menjadi beberapa tahap sepanjang tahun. Berikut jadwal pencairan terbaru:
Baca Juga: Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos
Tahap 1: Januari, Februari, Maret
Tahap 2: April, Mei, Juni
Tahap 3: Juli, Agustus, September
Tahap 4: Oktober, November, Desember
Meski jadwal resmi BPNT tahap 2 berlangsung pada Maret hingga April 2026, beberapa daerah masih berpotensi menerima pencairan susulan pada Mei 2026.
Hal ini terjadi karena proses distribusi bantuan dilakukan secara bertahap untuk menghindari antrean panjang di bank penyalur maupun e-warong.
Selain itu, sinkronisasi data antara Kementerian Sosial dan bank Himbara juga memengaruhi kecepatan pencairan di masing-masing wilayah.
Nominal Bantuan BPNT Tahap 2 2026
Penerima BPNT tahap 2 akan mendapatkan bantuan sebesar Rp400.000 untuk alokasi dua bulan.
Nominal tersebut berasal dari bantuan Rp200.000 per bulan yang diberikan pemerintah kepada setiap keluarga penerima manfaat.
Berita Terkait
-
Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Jadi Libur Terbanyak dengan Cuti Bersama dan Long Weekend
-
7 Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton Mei 2026: Awas, Ada yang Bikin Susah Tidur!
-
Blue Moon Mei 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puncak dan Cara Melihatnya di Indonesia
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM
-
BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih
-
Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?