Bisnis / Makro
Senin, 20 Juli 2026 | 11:43 WIB
Pedagang menata cabai rawit dagangannya di pasar Cibubur, Jakarta, Kamis (7/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Cabai merah besar melonjak 18,96%, tertinggi di antara komoditas pangan.
  • Beras, bawang, telur, dan minyak goreng kompak mengalami kenaikan harga.
  • Daging ayam, daging sapi, dan cabai rawit hijau justru mengalami penurunan harga.

Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional kembali menunjukkan tren kenaikan pada Minggu (20/7/2026). Kenaikan paling tajam terjadi pada cabai merah besar yang melonjak hampir 19 persen dalam sehari, diikuti kenaikan harga beras, bawang, telur ayam ras, hingga minyak goreng.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dipantau pada pukul 10.50 WIB, harga cabai merah besar naik 18,96 persen atau Rp9.300 menjadi Rp58.350 per kilogram. Lonjakan tersebut menjadi yang tertinggi di antara komoditas pangan utama pada hari ini.

Harga cabai merah keriting juga meningkat 4,32 persen atau Rp2.000 menjadi Rp48.150 per kilogram. Sementara cabai rawit merah naik 8,84 persen atau Rp4.050 menjadi Rp55.150 per kilogram.

Di tengah kenaikan berbagai jenis cabai, cabai rawit hijau justru mengalami penurunan tajam. Harganya turun 29,57 persen atau Rp15.300 menjadi Rp36.450 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok beras. Beras kualitas bawah I naik 7,12 persen menjadi Rp15.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 5,15 persen menjadi Rp15.300 per kilogram.

Selanjutnya, beras kualitas medium I tercatat naik 3,35 persen menjadi Rp16.950 per kilogram dan beras kualitas medium II meningkat 3,1 persen menjadi Rp16.650 per kilogram. Adapun beras kualitas super I naik tipis 0,85 persen menjadi Rp17.800 per kilogram, sementara beras kualitas super II menguat 3,79 persen ke level yang sama.

Tekanan harga juga terlihat pada komoditas bumbu dapur. Harga bawang merah ukuran sedang naik 9 persen menjadi Rp49.050 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang meningkat 10,51 persen menjadi Rp48.900 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, harga telur ayam ras segar naik 8,12 persen atau Rp2.350 menjadi Rp31.300 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras segar turun 1,19 persen menjadi Rp37.450 per kilogram.

Harga daging sapi juga mengalami koreksi. Daging sapi kualitas I turun 1,3 persen menjadi Rp148.600 per kilogram, sedangkan kualitas II melemah 1,62 persen menjadi Rp139.600 per kilogram.

Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik

Sementara itu, harga minyak goreng kembali bergerak naik. Minyak goreng curah meningkat 4,39 persen menjadi Rp21.400 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 7,84 persen menjadi Rp26.150 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II bertambah 7,69 persen menjadi Rp25.200 per kilogram.

Untuk komoditas gula, harga gula pasir lokal masih bertahan di level Rp19.100 per kilogram. Namun, gula pasir kualitas premium naik 8,13 persen atau Rp1.650 menjadi Rp21.950 per kilogram.

Kenaikan harga berbagai komoditas pangan tersebut menunjukkan tekanan pada kebutuhan pokok masyarakat masih berlanjut. Meski sejumlah komoditas seperti daging ayam, daging sapi, dan cabai rawit hijau mengalami penurunan harga, mayoritas bahan pangan strategis masih bergerak naik sehingga berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Load More