- TNI bantu produksi 19,2 juta ton beras hingga Juni 2026.
- Capaian beras telah memenuhi 55,24% target nasional 2026.
- Prabowo tegaskan TNI-Polri wajib bantu petani dan ketahanan pangan.
Suara.com - Keterlibatan TNI dalam sektor pertanian diklaim memberi dampak signifikan terhadap peningkatan produksi beras nasional. Hingga semester I-2026, pendampingan yang dilakukan TNI Angkatan Darat (AD) disebut telah membantu pencapaian lebih dari separuh target produksi beras nasional tahun ini.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan, sejak Januari hingga Juni 2026 luas panen padi secara nasional mencapai 6,26 juta hektare dengan produksi beras sebesar 19,2 juta ton. Capaian tersebut setara dengan 55,24 persen dari target produksi beras nasional sepanjang 2026.
Laporan itu disampaikan Agus kepada Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri panen raya terintegrasi tebu, padi, dan kedelai di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.
"Sejak Januari hingga Juni 2026, total luas panen mencapai 6,26 juta hektar dengan produksi 19,2 juta ton beras, atau telah mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026," ujar Agus.
Memasuki Juli 2026, TNI AD kembali mendampingi panen padi di lahan seluas 479.659 hektare. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan.
Agus menegaskan keberhasilan itu tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, BUMN, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
"Panen raya ini adalah bukti nyata TNI hadir memperkuat kemandirian pangan dan memajukan perekonomian bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
Presiden Prabowo Subianto pun memberikan apresiasi atas kontribusi TNI dan Polri dalam mendukung sektor pertanian. Ia menegaskan keterlibatan aparat di tengah petani dan nelayan tidak perlu lagi diperdebatkan selama bertujuan membantu masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan.
"Sudah enggak usah terlalu apa lah ini, prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung," ujar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
Menurut Kepala Negara, kondisi Indonesia memiliki karakteristik berbeda dengan negara lain sehingga pendekatan penyelesaian persoalan rakyat juga harus disesuaikan. Ia menekankan TNI dan Polri memiliki tanggung jawab membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.
Prabowo menilai keberadaan TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat. Karena itu, kedua institusi tersebut harus terus hadir di tengah masyarakat untuk mendukung program strategis nasional, termasuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Prabowo Puji Peran TNI Dongkrak Produksi Beras, Panen Capai 19,2 Juta Ton hingga Juni 2026
-
Bukan Berhenti Total, Ini Tugas Baru Nanik S. Deyang dari Prabowo Usai Mundur dari Kepala BGN
-
3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026
-
5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat